Dinkes Bersama TP - PKK Kabupaten Sumenep, GELAR LOMBA POSYANDU


Sumenep, Lomba Posyandu yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep bersama TP PKK Kabupaten Sumenep mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat Kabupaten Sumenep sebab, dari waktu kewaktu khususnya ibu hamil dan ibu melahirkan semakin sadar akan pentingnya Kesehatan Ibu dan Anak melalui Pos Pelayanan Terpadu setempat.
Agus Mulyono, MCH. Kabid JAMSARKES Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep sekaligus  Panitia penyelenggara kegiatan lomba Posyandu, kepada Media ini mengemukakan, peserta lomba terdiri 23 Posyandu dari 19 Kecamatan se – Kabupaten Sumenep daratan dan Kepulauan.
Posyandu merupakan jenis UKBM yang paling memasyarakat sekarang ini. Posyandu memiliki minimal 5 program pokok meliputi Kesehatan Ibu dan Anak, Keluarga Berencana, Perbaikan Gizi, Imunisasi dan Penanggulangan Diare.
Kegiatan yang baru pertama kali digelar Dinas Kesehatan ini selain bekerjasama dengan TP – PKK Kabupaten Sumenep juga bekerjasama dengan BPMP - KB, Dinas Pertanian dan lintas program dan lintas sektoral.
Agus Mulyono, MCH. Juga menjelaskan bahwa Kedepan kegiatan lomba Posyandu akan kita kembangkan dengan tujuan utama adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan posyandu serta melakukan pembinaan terhadap apa yang masih perlu ditingkatkan, seperti tingkat partisipasi masyarakat, dan kesadaran akan pentingnya pemantauan status gizi, cakupan imunisasi pada bayi dan balita.
"Melalui penilaian sekaligus pembinaan terhadap Posyandu, Kader Posyandu, TOGA dan dasawisma tersebut diharapkan dapat mengidentifikasi kendala-kendala maupun permasalahan yang ditemui di lapangan dengan tindak lanjut perbaikan secara bersama-sama, baik pembinaan secara lintas sektor maupun lintas program melalui Observasi langsung, melihat dokumen, penampilan Kader, wawancara dan Pembinaan", jelas Agus Mulyono, MCH.
Sementara Ketua TP – PKK Kabupaten Sumenep, ibu Nur Fitriana Busyro Karim menjelaskan, Keberadaan Posyandu sangat penting untuk mendukung perbaikan gizi dan kesehatan keluarga, serta mendukung pelayanan KB dan mendukung keanekaragaman pangan. Serta sistem monitoring Posyandu dapat menemukan kasus-kasus gizi kurang pada balita yang ada di Kabupaten Sumenep.
"Peranan kader pada Posyandu juga sangat  membantu memberikan informasi kesehatan tentang anak balita pada orang tuanya dan memberikan informasi seputar kehamilan pada ibu hamil. Para kader juga memberikan informasi kepada para Ibu mengenai gizi dan kesehatan anak karena pertumbuhan generasi penerus yang cerdas ada di tangan Ibu yang ingin memperbaiki gizi sang buah hati.
Nur Fitriana juga berpesan, agar para kader dapat terus meningkatkan peranannya dalam lingkungan masyarakat. Juga agar supaya menjadikan momen ini sebagai ajang untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi kader posyandu serta masyarakat, untuk lebih meningkatkan kinerja dan sumberdayanya, serta untuk mengevaluasi keberhasilan Program TP PKK Kabupaten Sumenep yang Pro Posyandu dengan segala keterbatasan dan kekurangan-kekurangan yang ada, agar di tahun mendatang dapat mengupayakan yang lebih baik lagi.
"Lomba Posyandu dimaksudkan sebagai pemacu, penyemangat serta motivasi bagi kader dan masyarakat untuk lebih meningkatkan sumberdaya serta kinerja, serta yang tak kalah pentingnya adalah Lomba Posyandu ini menambah wawasan dan pengetahuan tentang Pola Makan maupun Pola Asuk Anak yang baik dan benar", tuturnya.
                                                                                                            ( An )