Hari Ini, Peletakan Batu Pertama Proyek MRT oleh Jokowi



JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merealisasikan pembangunan sarana transportasi massal Mass Rapid Transit (MRT). Sebagai seremonial, ground breaking atau peletakan batu pertama dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, pagi tadi, Kamis (10/10).

Peresmian akan berlangsung di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, tepatnya di bawah taman dekat Gedung UOB atau di seberang Stasiun Sudirman, Jalan Tanjung Karang. Tempat peletakan batu pertama sekaligus akan menjadi stasiun bawah tanah MRT Dukuh Atas.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Dono Boetami memastikan bahwa hari ini dilakukan peletakan batu pertama di lokasi Dukuh Atas. "Pukul 9 pagi dimulai. Dihadiri juga sama Pak Jokowi," kata Dono, Kamis (10/10).

Karena lokasi di sekitar Jalan Tanjung Karang sendiri minim tempat parkir dan lokasinya sempit maka rombongan dan para tamu berangkat dari Gedung Wisma Nusantara, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. "Meeting point-nya di Wisma Nusantara karena di lokasi tidak ada tempat parkir, kemudian supaya tidak membuat macet. Semua berkumpul di Wisma Nusantara dan memakai bus ke lokasi ground breaking," ucapnya.

Dono menuturkan, MRT sendiri merupakan peroyek senilai USD1,5 milar atau sekitar Rp15 trilliun. Perkiraan masa konstruksi diperkirakan dari bulan Oktober 2013-Mei 2018 atau lima tahun pengerjaan. "Diperkirakan MRT mulai beroperasi Maret 2018," tuturnya.

MRT sendiri terdiri dari tujuh stasiun layang di antaranya, Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingamangaraja. Sedangkan lokasi stasiun bawah tanah terdiri dari enam stasiun, di antaranya Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, Bundaran HI.

Total panjang jalur 15,7 kilometer dengan jalur layang 9,8 kilometer dan Jalur Bawah Tanah 5,9 kilometer. Kemudian lokasi pembangunan dalam waktu dekat paket pengerjaan underground atau ruas Sisingamangaraja - Bundaran Hotel Indonesia.

Kemudian kontraktor paket pengerjaan underground:
1. Paket CP 104 - Konsorsium Shimizu, Obayashi, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk atau SOWJ
2. Paket CP 105 - Konsorsium Shimizu, Obayashi, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk atau SOWJ
3. Paket CP 106 -Konsorsium Sumitomo Mitsui dan PT Hutama Karya (Persero) atau SMCC-HK

Sedangkan kontraktor paket layang:
1. Paket CP 101 - Konsorsium Tokyu, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
2.Paket CP 102 - Konsorsium Tokyu, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
3. Paket CP 103 - Konsorsium Obayashi, Shimizu, PT Jaya Konstruksi.
(vvc/sj)

BeritaLima Cyber Media Group » www.beritalima.comwww.ipppk.comwww.apnpjatim.comwww.caleg-indonesia.com