Septian Nurdin – Kanthy Mayangsari Dinobatkan Jadi Guk& Yuk Sidoarjo 2013

RIUH dan sorak penonton yang merupakan pendukung masing – masing finalis Duta Wisata Guk & Yuk Sidoarjo 2013 mengiringi penampilan mereka di atas cath-walk, Sabtu (2/11) kemarin di Parkir Timur GOR-Delta Sidoarjo.

Grand Final & Malam Penobatan Duta Wisata Guk & Yuk Sidoarjo 2013 tersebut berlangsung semarak. Event yang diselenggarakan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan & Pariwisata kab Sidoarjo, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Sidoarjo (APPWS) dan Majalah Kirana ini beda dengan tahun – tahun sebelumnya, event spektakuler seperti ini hanya diselenggarakan di dalam Pendopo Delta Wibawa yang terletak di sebelah utara Alun – Alun Kota. Kali ini seluruh masyarakat Sidoarjo dapat menyaksikan tanpa membedakan status sosial.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan & Pariwisata Kab. Sidoarjo, Ir. Pramu Sigit Priyandono, MT., mengatakan bahwa sudah saatnya kota ini menjadi salah satu kunjungan wisata di Jawa Timur. Mengingat letaknya yang bersebalahan dengan Kota Surabaya dan memiliki banyak fasilitas, salah satunya Bandara Juanda. "Sudah saatnya Sidoarjo menjadi salah satu daerah kunjungan wisata utama di Jawa Timur," katanya.

Kelompok Kreasi Dancer pimpinan Budi Alfan menampilkan tari kolosal Banjarkemuning Sidoarjo membuka kegiatan ini Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sidoarjo, H. MG. Hadi Sutjipto, SH., MM., mengatakan bahwa event pemilihan duta wisata saat ini lebih istimewa. Pasalnya, untuk finalis yang terpilih menerima tongkat Guk & Yuk, wakil 1 dan wakil 2 akan berangkat ke Singapura. "Di sana mereka akan di sambut oleh duta wisata negara Singapura dan diijinkan untuk mempromosikan wisata Sidoarjo di sana," ujarnya sembari di sambut tepuk tangan oleh seluruh penonton.

Yang tidak kalah menariknya, karya desainer Prasetyo dari Rumah Pandu turut ditampilkan oleh senior guk – yuk dalam pagelaran busana malam nusantara. Cantik dan tampan, itulah kesan yang terlintas dari penontron yang melihat mereka, seolah penonton pun jadi terhipnotis.

Sidoarjo juga terkenal dengan batiknya, dimana menurut desainer batik Astri Kunto, di Sidoarjo terdapat ribuan motif batik yang semuanya memiliki cirri khas sendiri – sendiri. Karena itu di event ini pun penonton di suguhkan berbagaiu macam bentuk seni budaya yang merupakan asli Sidoarjo. Salah satunya, performance 30 finalis Guk & Yuk di atas cath-walk mengenakan Batik Al Huda dan koreografer Budi Alfan. Penampilan mereka pun mendapatkan applous luar biasa dari penonton, teruntama dari pendukung yang tidak sedikit membawa poster finalis sebagai wujud dukungan mereka.

Diah Gardenia Hadi, panitia Pemilihan Duta Wisata Guk & Yuk Sidoarjo 2013 mengatakan bahwa jumlah peserta yang berhasil terjaring sebanyak 185 peserta. Dengan seleksi yang sangat ketat dari tim penilai tentang wawasan wisata, kepribadian, talenta dan komunikasi, berhasil didapatkan 30 finalis atau 15 pasang Guk dan Yuk yang mememiliki banyak kelebihan.

Setelah seluruh finalis diberikan pertanyaan oleh juri yang masing – masing diberikan batas waktu satu menit untuk menjawabnya, 15 pasang finalis tersebut di saring lagi menjadi 5 pasang yang nantinya bakal menerima trophy kejuaraan.

Makin malam, suasana Parkir Timur GOR – Sidoarjo makin meriah, penonton makin berjubel depan cath-walk. Tari kolosal tradisional dari Sanggar Tari Delta Trivika pimpinan Sutrisno Kasim tuirut ditampilkan. Pengantin Puteri Jenggolo merupakan salah satu busana adat pengantin khas kota delta yang banyak orang mengetahuinya. Setelah itu, pertunjukan teathre yang dimainkan oleh budayawan Soekarno, Iik dan Bagoes Lambang. Denbgan guyonan segar dan bahasa yang khas, peampilan mereka pun membuat penonton terhibur, dan tidak sedikit pula ytertawa terbahak – bahak.

Dalam pertunjukkan itu diceritakan bahwa Sidoarjo sebenarnya sudah ada sejak Kerajaan Kahuripan berdiri, yang kemudian dilanjutkan berdirinya kerajaan Jenggolo, Kerajaan Mojopahit dan Kerajaan Sidokare yang akhirnya oleh Hindia Belanda diganti nama menjadi Sidoarjo.Tidak hanya banyak kuliner unik yang ada, kabupaten yang ada di Selatan Kota Surabaya pun terdapat wayang kulit khas daerah tersebut, yaitu Gagrag Porongan. "Selain itu juga memiliki bahasa sendiri yang biasa di pakai warganya, yaitu Bahasa Jawa Arek. Dan bahasa jawa tersebut hingga kini juga di pakai tujuh kabupaten di Jawa Timur," kata Soekarno, salah satu budayawan yang tinggal di Desa Candi Pari, Kec. Porong, Sidoarjo.

Tiba waktu empat dewan juri mengumumkan pemenang, untuk Trophy Guk & Yuk Favorit diterima oleh pasangan Septian Nurdin & Revindia Carina. Kategori Persahabatan Guk & Yuk berhasil di rebut oleh Firyal Iqbal Zharfan Rais dan Gita Gowinda Avia Feiz, kategori seni dan budaya diberikan kepada pasangan Kautsar Yarzuqu & Kanthy Mayangsari. Selain mendapatkan trophy kejuaraan, slempang duta wisata yang menjadi kebanggaan, piagam, uang tunai, mereka pun mendapatkan voucher wisata Banyuwangi, Jember dan Probolinggo selama 3 hari. Sementara itu untuk Duta Wisata Guk & Yuk Sidoarjo 2013, wakil 2 diraih oleh pasangan Moch. Faizal Rafif Herlambang & Gita Gowinda Avia Feiz, wakil 1 dimenangkan oleh Faris Rasyadi Putra dan Putri Nur Djuwita.

Tongkat kebanggaan kejuaraan Duta Wisata Guk & Yuk Sidoarjo 2013 pun akhirnya diberikan kepada Septian Nurdin dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dan Kanthy Mayangsari dari Unika Widya Mandala Surabaya. Tugas bagi pasangan muda mudi yang 20 tahun ini dalam mempromosikan wisata daerahnya. Prestasi yang di dapat mereka pun mampu mengalahkan semua rasa lelah, seperti yang dikatakan oleh Kanthy Mayangsari kepada Majalah Kirana. Perempuan asli Sidoarjo yang juga reporter salah satu televisi nasional ini pun merasa bangga dan tidak menganggapnya sebagai beban.

Esok harinya, seluruh finalis termasuk duta wisata terpilih dikirab keliling kota dengan mengenakan kereta kencana dan diikuti beberapa rombongan seniman yang mempertontonkan seni budaya khas Sidoarjo. Menurut Ketua Panitia Bagoes Lambang, kirab duta wisata dan budaya tersebut dimaksudkan agar seluruh masyarakat mengetahui siapa duta wisata daerahnya. "Seluruh finalis dikirab agar masyarakat mengetahui siapa duta wisata daerahnya," tuturnya.

Mereka pun berangkat dari Hotel Delta Sinar Mayang, Jalan Pahlawan, Pazkul KNV, GOR – Delta, Jalan Thamrin, Jalan Gajah Mada, Pasar Larangan dan Jalan Diponegoro. Senyum sapa wajah - wajah penuh kegembiraan mereka pun tak henti – hentinya kepada seluruh masyarakat yang waktu itu menyaksikan mereka di tepian jalan protokol yang dilaluinya.(edw)

Teks Foto:
Septian Nurdin & Kanthy Mayangsari, Pasangan Duta Wisata Guk & Yuk Sidoarjo 2013 yang siap menerima tugas baru,
Foto – Foto: Edy kirana