Berbagi di Panti Sosial Lanjut Usia Pandaan Bersama Karang Werda Bimo Suci

KEPEDULIAN terhadap sesama, banyak yang bisa diwujudkan agar semua orang dapat merasakan nikmat dan kebahagiaan seperti yang kita rasakan. Hal ini dikarenakan tidak semua orang dapat merasakan kebahagiaan berkumpul bersama keluarga. Fenomena ini nampak di UPT Lanjut Usia Kabupaten Pasuruan yang menampung kurang lebih 150 orang lanjut usia. Dari lansia yang ditampung panti sosial tersebut merupakan orang – orang yang kurang mendapatkan perhatian dari pihak keluarga.


        Untuk itu pula anggota Karang Werda Bimo Suci dan Pengurus Tim Penggerak PKK Perumahan Magersari Permai, Kelurahan Magersari, Sidoarjo melakukan bakti sosial di Panti Sosial yang ada di Pandaan tersebut, Minggu (15/12) lalu. Berangkat jam 6 pagi dari sekrtetariat Karang Werda Bimo Suci yang ada di Perumahan Magersari Permai Sidoarjo, rombongan yang diikuti 70 orang tersebut berangkat menuju Kab. Pasuruan,m tepatnya di Panti Sosial Lanjut Usia – Pandaan.

        Kedatangan anggota komunitas Karang Werda Bimo Suci dan TP PKK Perumahan Magersari Permai tersebut di sambut baik oleh pengurus panti dan seluruh penghuni panti sosial tersebut yang mayoritas adalah orang – orang lanjut usia yang mebutuhkan hiburan dan perhatian secara khusus.

        Kepada Majalah Kirana, Ketua 2 TP - PKK Perumahan Magersari Permai RW 07 Kelurahan Magersari Sidoarjo, Dian Yuliantini, SH., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rutinitas dari komunitas Karang Werda Bimo Suci dan TP PKK Perumahan Magersari dalam bentuk sosial kemasyarakatan. "Kunjungan ke panti sosial sudah menjadi program kerja kita dan menjadi agenda tiap tiga bulan sekali," katanya.

        Lebih lanjut dijelaskan bahwa, Karang Werda Bimo Suci merupakan satu – satunya komunitas yang ada di Perumahan Magersari Permai, Sidoarjo. Beranggotakan 70 orang lanjut usia, komunitas ini memiliki program – program kegiatan. Selain ada pertemuan rutin kunjungan ke rumah masing – masing anggota, juga terdapat senam bersama setiap hari Sabtu pagi, Komunitas yang diketuai oleh Kasni Djoko Lelono ini pun telah lima tahun lalu dibentuk.

        Sambutan tidak hanya dari pengurus panti, tetapi juga sambutan suka cita dari para lansi penghuni panti tersebut. Bahkan dari para lansia penghuni panti tersebut terdapat satu orang menyambutnya dengan membacakan puisi, yaitu dari Mansyur yang mengaku usianya 76 tahun.

        Terharu dan menguras air mata, ketika kita mendengar puisi yang dibacakan tersebut mendapatkan applous tersendiri. Pasalnya, dari puisi yang dibvacakan tersebut menceritakan tentang keseharian para orang tua yang merindukan perhatian dari keluarga dan kehadiran seorang anak yang menjenguknya. Dimana sewaktu masih kecil, anak yang kini telah tumbuh dewasa di timang – timang dan diberikan kasih sayang dengan maksimal. Namun kini semua itu menjadi kebalikannya ketika si orang tua sudah tidak mampu lagi karena faktor usia yang harus membutuhkan perhatian khusus dari keluarga, terutrama kasih sayang seorang anak.

         Diceritakannya, si pembaca puisi tersebut adalah warga Porong – Sidoarjo yang merantau di Aceh dan menjadi korban Tsunami. Ingin kembali dan berkumpul dengan keluarga yang ada di Sidoarjo, ternyata rumah yang ditempati dulu sudah terendam oleh lumpur Lapindo. Dan tidak diketahui keberadaan keluaranya tersebut hingga saat ini. Kini delapan tahun sudah Mansyur tinggal di panti sosial tersebut.

          Itulah kehidupan yang tidak terlepas dari sosial yang selalu bergantung kepada sesama. Selain memberikan hiburan terhadap seluruh penghuni panti sosial tersebut, rombongan TP – PKK dan Karang Werda Bimo Suci juga membagikan bingkisan yang berisi kebutuhan sehari – hari, sembako dan sejumlah uang. Selain itu dari komunitas lansia juga memberikan souvenir berupa lampion yang merupakan hasil kerajinan tangan anggota Karang Werda Bimo Suci. Setelah berbagi bersama para lansia, rombongan pun melanjutkan kegiatannya di hari itu dengan Bhakti Alam di Nongko Jajar Pasuruan.(edw)

Teks Foto:
  1. Karang Werda Bimo Suci memberikan souvenir berupa lampion kepada pengurus panti, sebagai wujud kenang – kenangan.
  2. Ketua dan pengurus Tim Penggerak PKK Perumahan Magersari Permai RW. 07 yang terdiri dari 16 Rukun Tetangga.
Foto – Foto: Edy Kirana/ Dokumentasi.