Jilbab Ala Fatin, Revindia Carina Rebut Perhatian Penonton

Modifikasi Jilbab Merangkai Bunga di Kec. Sidoarjo.

SEJAK pagi, suasana kantor Kecamatan Sidoarjo dipenuhi banyak orang, beda tidak seperti biasanya. Ratusan perempuan cantik berada di tempat itu, bukan untuk mengurus berkas – berkas kependudukan. Melainkan mereka semua sedang mengikuti rangkaian kegiatan Hari Kartini 2014.

            Menyemarakkan Hari Kartini yang selalu diperingati setiap 21 April, Dharma Wanita Persatuan & Tim Penggerak PKK Kecamatan Sidoarjo menggelar Modifikasi Jilbab Merangkai Bunga yang bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Sidoarjo, Rabu (23/4) lalu.

Sebanyak 24 desa/ kelurahan yang berada di wilayah Kec. Sidoarjo berantusias untuk mengikutsertakan warganya dengan mengirimkan perwakilan untuk dua kompetisi, yaitu Modifikasi Jilbab dan Merangkai Bunga. Dengan semangat, kartini – kartini masa kini tersebut berjuang dalam kompetisi tersebut guna meraih kemenangan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kec. Sidoarjo Ny. Mustorikah Pudjoseno mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja TP-PKK untuk mengapresiasi kaum perempuan dalam olah kreatifitas yang dimilikinya. "Dengan potensi yang di miliki masing – masing peserta dan kaum perempuan lainnya, maka nantinya dapat mengembangkan dirinya, serta menggerakkan ekonomi bangsa," katanya.

Saat kita memasuki Kantor Kecamatan Sidoarjo yang berada di Jalan Pahlawan tersebut, kita akan melihat meja berbaris rapi. Di atas meja tersebut terdapat rangkaian bunga yang harus dirapikan dan di tata apik sesuai dengan kreatifitas masing – masing peserta. 24 peserta yang merupakan Srikandi – Srikandi dari perwakilan desa/ Kelurahan se-Kec. Sidoarjo mengikuti Lomba Merangkai Bunga ini. Berbagai bentuk rangkaian bunga nan indah hasil rangkaian peserta membuat kita tidak hanya kagum, melainkan juga ingin untuk memilikinya hanya sekedar untuk keindahan dalam rumah.

Masing – masing peserta harus telaten dan sabar agar mendapatkan hasil rangkaian bunga yang bagus. Tentunya hal inbi berpengaruh terhadap nilai yang di dapat nantinya. Di saat masing – masing peserta tengah konsentrasi dalam merangkai bunga, tiga dewan juri yang terdiri dari Hj. Nasuha Muhadjir, Dra. Suprangesti Bibit Abadi dan Hj. Ima Agustin berkeliling untuk melakukan penilaian.

Modifikasi jilbab yang di kompetisikan dalam rangka memperingati Hari Kartini 2014 di ikuti sebanyak 24 tim yang merupakan perwakilan dari masing – masing desa/ kelurahan. Tiap tm yang beranggotakan dua orang tersebut, satu orang model dan satunya lagi bertugas sebagai penata jilbabnya.

Di ruang Aula, ke-24 Srikandi tersebut di permak secantik mungkin unteh penata riasnya. Tak hanya sekedar tampil cantik dengan polesan make up, keserasian dengan kostum yang digunakan oleh model dan kombinasi jilbab yang digunakan, merupakan salah satu cara untuk mendapatkan poin terbaik dalam ajang perlombaan ini.

Di antara peserta ternyata terdapat model yang sudah tidak asing lagi kita kenal tengah mengikuti kompetisi ini mewakili kelurahan Magersari tempat tinggalnya. Adalah Revindia Carina, Miss Elysylee International 2013 dalam Lomba Modifikasi Jilbab ini menampilkan bentuk jilbab yang sedang tren pada saat ini. Yaitu model jilbab ala Fatin Sidqia, pemenang adu bakat menyanyi di salah satu stasiun TV swasta nasional.

Kepada Majalah Kirana, Ny. Sri Hastuti Sudirman yang bertugas menjadi penata rias Revindia mengatakan bahwa, model jilbab ala penyanyi baru yang mengeluarkan single 'Aku Memilih Setia' tersebut paling cocok dipergunakan untuk acara – acara pesta dan lebih pantas untuk remaja yang selalu tampil ceria. Akan lebih cantik lagi bila dipadukan dengan tambahan asesoris. "Model jilbab ala Fatin paling cocok untuk pesta dan lebih pantas dikenakan oleh remaja," katanya.

Sorak dari pendukung mengiringi setiap penampilan peserta modifikasi jilbab tang tempil berlenggak – lenggok di atas karpet merah. Dengan gaya yang di sesuaikan dengan kreatifitas mereka masing – masing, tiap peserta menunjukkan model jilbab, keindahan & keserasian dalam kostum depan dewan juri dan penonton lainnya.

Saat paling mendebarkan ditunggu – tunggu ketika trio dewan juri mengumumkan pemenang modifikasi jilbab & merangkai bunga. Juara Harapan 2 Kelurahan Sidokumpul, Juara Harapan 1 dimenangkan Kelurahan Sidoklumpuk, Juara Ketiga Merangkai Bunga di raih oleh Kelurahan Pucanganom, Runner Up Merangkai Bunga berhasil direbut Kelurahan Sekardangan dan untuk Desa Bluru Kidul berhasil merebut juara pertama merangkai bunga.

Untuk Lomba Modifikasi Jilbab, Juara Harapan 3 dimenangkan Desa Cemeng Bakalan, Desa gebang harus puas menerima juara harapan 2 dan Desa Bulu Sidokare meraih juara harapan 1. Untuk Juara 1 2 3 di terima oleh Desa Jati, Desa Urangagung dan Kelurahan Magersari.

Selain dua lomba tersebut juga terdapat seminar parenting mengambil tema 'Alhamdulillah, Anakku Sudah Remaja' dengan narasumber Farida Yunita Sari, ahli hipnoteraphy dan pakar NLP. Di sini seluruh masyarakat Sidoarjo yang hadir saat itu di ajak relaksasi untuk mencapai tingkat ketenangan yang sempurna. Dalam kegiatan ini juga di hadiri dua perempuan inspiratif selaku penerima Anugerah Citra Kartini 2014 yang diberikan langsung oleh Bupati Sidoarjo, 21 April lalu di Pendopo Delta Wibawa. Mereka adalah motifator lingkungan Ny. Ima Yuliana, SE., dan pengusaha sukses jajanan khas Onde – Onde Ny. Robiah.(edw)

Teks Foto:
Model cantik ini kembali boyong juara mewakili kelurahannya di Modif Jilbab,
Pemenang Modif Jilbab Kartinian Kec. Sidoarjo.

Foto: Edy Kirana