Kurangi Mobilitas berarti Hemat Energi

Suara Pembaca :
Pengendalian Subsidi BBM, SBY Wariskan Beban [Bisnis Indonesia 18Aug14] sungguh memprihatinkan, namun begitu upaya2 kurangi mobilitas orang per kendaraan pribadi seharusnya masih dapat dilakukan seperti (1) Karyawan/pegawai pemobil/pemotor komuter baiknya bertempat tinggal disekitar kantornya bahkan kantornya yang menyediakan pondokan kalau bisa di lokasi kantor di hari kerja Senin-Kamis, semacam RuKan Rumah Kantor bertingkat banyak (2) Guru/Siswa dan Dosen/Mahasiswa pemobil/pemotor diasramakan di lokasi sekolah/kampusnya (3) Pemerintah sediakan fasilitas sosial seperti kimedsos (kios media sosial) atau warnet2 plat merah terutama di perbatasan kota (4) Pemerintah sediakan fasilitas sosial seperti tempat parkir mobil dan motor di seputar stasiun kereta api dan terminal bis kota, terutama di perbatasan kota (5) Perbanyak Kantor2 Pusat tersebar di perbatasan kota dan perbanyak Kantor2 Bergerak di pusat2 Kota (6) Kurangi peran struktural kota seperti Jakarta ini dari kegiatan2 terpusat dan perbanyak kerja2 jaringan fungsional tersebar ke daerah2 pendukung di seputar Jakarta (7) Perbanyak jaringan wifi kota.
Pada intinya, pengurangan mobilitas orang baik pemobil maupun pemotor berarti juga pengurangan konsumsi BBM berujung akan dapat menyumbangkan perbaikan neraca pembiayaan BBM lebih berimbang.

Jakarta, 18 Agustus 2014


Pandji R Hadinoto, Nasionalis Pancasila
PARRINDO - Parlemen Rakyat Indonesia
Politisi Keadilan & Persatuan Indonesia
Editor www.jakarta45.wordpress.com