Karyawan PMKS PT Sisirau Gelar Aksi Mogok Kerja Secara Massal


Aceh Tamiang, beritalima.com| Pemindahan kerja 2 orang scurity yang bertugas di Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT Sisirau Alur Gntung Kecamatan Kejuruan Muda ke Unit Kebun PT Sisirau Kecamatan Tenggulun ternyata berbuntut panjang. Pasalnya ke dua awak scurity yang kena mutasi tersebut merasa keberatan atas pemindahan kerja. Ujung dari protes yang belum mendapat respon dari pihak Manajemen perusahaan, karyawan PKS, Rabu (10/9) menggelar aksi mogok secara massal.
                Permasalahan 2 orang scurity yang menerima pemutasian dimaksud, menurut sejumlah karyawan yang bertugas dilingkungan PKS bukan disebabkan adanya sebuah kesalahan yang dilakukan sang Satpam, namun karena adanya sebuah kebijakan dari pimpinan yang berada dikantor Medan. Kebijakan mutasi tersebut juga, menurut data yang berhasil dihimpun beritalima.com tanpa diketahui pimpinan PKS PT Sisirau.
                Merasa diperlakukan  tidak sesuai aturan, akhirnya, beberapa waktu lalu Pihak karyawan mengadukan permasalahan yang tengah dihadapi ke SPSI dan Dinas Sosial dan Ketenaga Kerjaan Kabupaten setempat. Mediasi yang dilakukan SPSI terhadap karyawan dan pihak manajemen sudah dilakukan beberapa kali. Sayangnya mediasi dimaksud belum membuahkan hasil yang maksimal.
        
​      
Meskipun dalam pertemuan antara pihak SPSI dengan pihak Manajemen PKS PT Sisirau saat aksi mogok kerja, pihak Manajemen sudah mensepakati untuk membatalkan pemutasian 2 Satpam, namun hingga hari ini, gaji Samsul Bihar dan Azhari sebagai Satpam terhitung sejak Bulan Juni hingga Agustus ditambah lagi dengan uang THR belum juga diterimanya.
                Melalui kesepakatan bersama antara PUK SPPP-SPSI dan Management perusahaan diruang rapat PT Sisirau diselah slah aksi mogok kerja, sejumlah  tuntutan karyawan belum dapat dipenuhi perusahaan. Pihak Management meminta pertemuan dilakukan kembali pada 16 September mendatang, karena menurut Ir Mukhtar selaku General Manager (GM) teknik saat rapat, pada 16 September yang akan datang pihak Management dari kantor Medan akan datang dan ikut dalam rapat untuk menyelaisaikan dan mengambil keputusan atas semua tuntutan tersebut.
                Mogok kerja secara massal pada PMKS PT Sisirau tersebut berlanjut hingga menjelang tengah hari, sebab pihak Management (Ir Mukhtar) meminta para karyawan untuk melakukan aktifitasnya seperti biasa.
                Dalam aksi mogok massal tersebut sempat, tampak puluhan aparat Kepolisian dari Polres aceh Tamiang dan Polsek Kejuruan Muda yang dipimpin langsung Kanag Ops Polres Edy Bagusm S.IK dan Kapolsek setempat, Niti Prayitno tetap siaga untuk mengantisipasi timbulnya aksi yang tidak diinginkan. Dalam pertemuan itu hadir juga Ketua DPC FSPPP-SPSI Kabupaten Aceh Tamiang, Syahbuddin Yagob, Sekretaris, Adriadi, SE serta pengurus lainnya seperti Teddi Irawan dan Pimpinan PUK SPSI setempat Agusnar dan lainnya, serta dari Dinsosnakertrans Kabupaten Aceh Tamiang, Suprianto dan Muliani. (Suparmin).
 
Foto:
1.      1-     Pertemuan antara perwakilan karyawan dengan pihak Management PT Sisirau diselah selah aksi Mogok kerja.
2.       2- General Manager (GM) PMKS PT Sisirau, Ir Mukhtar saat memberikan arahan kepada para karyawan usai mogok kerja
3.       3- Suasana lengang di PMKS saat aksi mogok kerja berlangsung.