Kegiatan PT Pertamina Di Aceh Tamiang Raih 2 Penghargaan Bergengsi

    

Aceh Tamiang, beritalima.com| Di Tahun 2014 ini, PT Pertamina (Persero) mampu meraih 2 peghargaan penting, diraihnya dua penghargaan dari LATOFI School CSR dan Meko Bidang Kesejahteraan Rakyat tersebut karena PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina EP Field Rantau telah berhasil  mensukseskan program yang berkaitan dengan kepedulian lingkungan.
Staf CSR PT Pertamina EP Field Rantau, Dedy Zikrian diruang kerjanya kepada beritalima, Senin (15/9) meyebutkan, Penghargaan Indonesia Green Awards yang berhasil disabet PT Pertamina dari LATOFI School CSR 2014 dimaksud adalah tentang kategori mengembangkan keanekaragaman hayati terhadap program pelestarian tuntung laut (Batagur Borneoensis) di Kabupaten Aceh Tamiang.
Sedangkan penghargaan lainnya kata Dedy, yakni Gold GKPM Awards 2014 CSR Best Practice for MPGs Anugerah Gelar Karya Pemberdayaan Masyarakat Awards 2014 Kategori MDGs tujuan 1 bidang penciptaan lapangan kerja baru dalam rangka mengentaskan kemiskinan, dalam hal peternakan dan budidaya Lele Rantau di Desa Kebun Tanjung Seumantoh Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang.

​ "
Semua pihak berkontribusi terhadap dampak kerusakan bumi.Dan mereka perlu menghitung jejak karbonnya, sebagai acuan melaksanakan tanggungjawabnya. Selain itu - untuk mengatasinya - perlu menciptakan kerjasama di antara pemangku kepentingan, yaitu: pemerintah, masyarakat dan perusahaan. Indonesia Green Awards 2014 dilandasi apresiasi terhadap program perbaikan lingkungan yang mengandalkan kemitraan 3 pihak untuk menghasilkan perubahan", ujar Dedy

​ Sambung Dedy lagi, . Indonesia Green Awards yang diinisiasi oleh The La Tofi School of CSR didukung oleh Kementerian Kehutanan dan Kementerian Perindustrian, didedikasikan kepada para pihak yang telah melakukan upaya-upaya luar biasa melalui berbagai program untuk menyelamatkan bumi. Agar ke depan, besaran dan kecepatan untuk menyelamatkan bumi berlari lebih dahulu dari perubahan iklim
Program pemberdayaan Masyarakat ini baik berupa pembangunan fisik infrastruktur maupun pembangunan non fisik dan penguatan ekonomi bagi masyarakat miskin yang kesemuanya bertujuan pada upaya penanggulangan kemiskinan.Untuk menjamin program pemberdayaan masyarakat agar tepat sasaran dan tepat guna, sesuai himbauan pemerintah pusat agar pemerintah daerah untuk melakukan inisiasi inovatif terhadap regulasi dan program daerah mengisi dan melengkapi hasil yang telah dicapai dalam program PNPM Mandiri dan program pemberdayaan masyarakat lainnya.

​ Sementara itu,
Assistant Manager Legal & Relation PT Pertamina EP Field Rantau Jufri, Senin (15/9) dikonfirmasi membenarkan pihak PT Pertamina (Persero) mendapatan 2 penghargaan dimaksud. Zufri mengatakan, pihak PT Pertamina melakukan hal yang dianggap baik dan bermanfaat bagi masyarakat dan alam serta makhluk lainnya, terutama terhadap spesies yang jumlah populasinya diambang kepunahan.
"Dalam melakukan penyelamatan dan pelestarian bumi beserta alam dan lingkungannya, Pemerintah tidak bisa berjalan sendirian. Pemerintah memerlukan dukungan dan kerjasama dari semua pihak, apakah itu Perusahaan, LSM, Mahasiswa, Yayasan serta lembaga lembaga lainnya yang perduli dengan lingkungan harus saling bergandengan tangan serta merapatkan barisan demi keselamatan dan kelestarian bumi ini", ujar Jufri. (SUPARMIN)