Dibalik Perjalanan Kabul Lucky Dengan Segala Kesederhanaannya

Jakarta - beritalima.com, Untuk menjadi selebritis tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, berikut kisah perjalanan Kabul Luck yang mulai populer saat ber akting di film Islam KTP.

Dibalik perjalanannya kabul ada kisah yang sangat mengesankan dan Sangat Mengharukan, bermula waktu Pertama kali datang ke Jakarta, saat itu masih tidak tau apa-apa, "saya tidak tau apa-apa dan tidak punya sanak saudara, dengan menaiki Kereta Matarmaja dari Blitar akhirnya sampai juga ke Jakarta dengan ongkos Rp. 45.000,-" Tutur Kabul Luky 

Semangat untuk merubah nasib Kabul Lucky patut dijadikan contoh, dengan kenekatannya untuk menjadi artis yang terkenal dan tersohor. 
Setibanya di Stasiun Ps Senin pukul 08.00 pagi semua seluruh penumpang pada turun. Saya pun ikut turun seperti penumpang yang lain, "Lowong namanya Saya Wong Ndeso baru pertama kali ke Jakarta keliatan norak dekil buluk, banyak orang yang melirik Saya dengan muka heran, bayangin Saja Saya datang dari Desa ke Kota cuma pakai Celana Pendek kaos polos dan sendal jepit dengan membawa tas cangklong buat baju ganti thok Jan pokoke ndueso puolll" Tambah Kabul

Kemudian Kabul Lucky mampir ke Musholla smping pintu utama Stasiun Pasar Senin untuk  Sholat Dzuha.

Namun setelah Sholat Dzuha kabul kebingungan, pasalnya, tas yang dibawanya hilang dibawa orang, "Saya menaruh tas cangklong saya disamping tempat wudzhu saya, ech tiba-tiba setelah ambil air wudzhu saya melihat tas cangklong saya udah dibawa orang alias Ilang....waduvhh....kaget temenan aku Rek Lawong itu kan tas cangklong aku satu-satu ne yang berisi baju ganti dan bekal-bekal yang lain wah sungguh membuatku bingung pusing seribu keliling, Soalnya Saya sudah ndak punya apa-apa, ndak ada teman yang kenal,  ndak ada saudara juga yang Saya tau di Jakarta" Tambah Kabul Lucky kepada beritalima.com melalui bb nya. (di)

Tunggu kisah selanjutnya dari Kabul Lucky