DP TELAH DITARIK 20 PERSEN NAMUN PROYEK BELUM DIKERJAKAN


Aceh Tamiang, beritalima | Pelaksanaan proyek pembangunan pengaspalan jalan Lorong Lima Desa Bukit Tempurung Kecamatan Kota Kualasimpang hingga kini masih juga belum dilakukan. Diduga, penarikan dana DP sebesar 20 persen yang dilakukan pihak kontraktor dimanfaatkan untuk kepentingan lain.  Akhirnya proyek yang tanggal kontraknya  7 Juli 2014 tersebut pekerjaannya belum juga disentuh.
"Kegiatan pekerjaan Proyek APBK Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2014 yang dikerjakan oleh CV Harapan Baru seharusnya sudah dikerjakan sejak beberapa waktu lalu. Padahal DP pekerjaan sudah ditarik oleh kontraktor sebelum lebaran Idul Fitri. Nampaknya dana yang sudah dicairkan itu diduga digunakan untuk keperluan lain. Sehingga waktu pelaksanaaan  kerjanya sengaja diulur - ulur  oleh kontrakrornya", beber sejumlah masyarakat setempat saat ditemui beritalima, Selasa (14/10).
Disebutkan warga, penarikan dana DP pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan jalan Lorong Lima Desa Bukit Tempurung yang menyerap dana APBK Aceh Tamiang Tahun 2014 sebesar Rp 1.200.290.000, namun sampai saat ini pekerjaannya belum juga start merupakan hal yang benar benar perlu dijadikan pertimbangan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang atas kinerja kontraktornya.
"Semua Panitia tender di seluruh SKPK harus menggaris bawahi terhadap kontraktor yang tidak memiliki kesungguhan kerja, kedepannya lagi, jangan mentang mentang dipandang memiliki kedekatan dengan seseorang yang disegani atau kerabat pejabat lalu dimenangkan dalam proses lelang proyek", ujar sumber lain yang namanya enggan untuk disebutkan.
Sumber tersebut meminta kepada  panitia tender Dinas PU Kabupaten Aceh Tamiang untuk mengkaji ulang secara matang terhadap hasil kinerja kontraktor dimasa lalu atau kemampuan kerjanya  jika akan menentukan pemenang lelang, tidak perduli siapapun dia.
"Kalau seperti ini cara kerjanya kan membuat rakyat kecewa. Coba kita lihat nanti secara bersama sama, kalau waktu kerjanya tinggal sedikit lagi, kan artinya jam kerjanya sudah mendesak. Boleh jadi dengan tidak segan dan tidak malu malu lagi sang kontraktor menyodorkan permohonan adendum atau perpanjangan waktu, inikan salah satu kesan yang tidak baik.
PPTK Proyek pada Bidang Bina Marga Dinas PU Kabupaten Aceh Tamiang, Rahmad, ST dikonfirmasi membenarkan kalau pihak CV Harapan Baru telah menarik dana DP pekerjaan sebesar 20 persen serta mengamini kalau pekerjaan pengaspalan jalan Lorong Lima Desa Bukit Tempurung belum dimulai atau belum disentuh.
Bahkan Dinas PU setempat telah menegur  pihak kontraktor secara tertulis agar proyek dimaksud segera dikerjakan, namun hingga hari ini, teguran tersebut belum juga  dipedulikan oleh rekanan, hal itu dapat dilihat dan dibuktikan bahwa dilapangan belum ada tanda tanda dimulainya pekerjaan pembangunan pengaspalan jalan.
"Sudah 2 kali kami tegur secara tertulis", papar Rahmad menjawab beritalima, Rabu (15/10). (Suparmin)