Terkait Staf Inspektorat Aceh Tamiang Tolak Dimutasi, Kepala BKPP Ditegur Wabup

"Kalau seperti itu pendapatnya, enak kalilah semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) nanti, ketika mendengar isu dirinya akan dimutasi dan dinon jobkan dari jabatannya oleh Kepala Daerah, saat acara pelantikan, terus tidak hadir. Karena ketidak hadirannya tersebut, kan jelas dia tak dilantik dan tak diambil sumpahnya, lalu besoknya dan seterusnya masih bisa tetap duduk dan kerja diruangan itu lagi, mau jadi apa nantinya negara ini kalau pegawai negeri tidak lagi patuh kepada Kepala Daerah",
Aceh Tamiang, beritalima: Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Aceh Tamiang, Drs Syuibun Anwar  membantah tudingan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Aceh Tamiang, Syamsuri, SE yang mengatakan salah seorang staf inspektorat  telah melakukan pembangkangan karena tidak mengindahkan keputusan Bupati atas pemutasian.
Disebutkan Syuibun, stafnya yang bernama Afrizal, ST  bukan membangkang keputusan Bupati atas pemutasiannya dari  Kantor Inspektorat ke Kantor Camat Tamiang Hulu, salah satu alasan ketidak beranjaknya Afrizal, ST dari Inspektorat disebabkan karena Pimpinan Inspektorat masih membutuhkan Afrizal yang merupakan satu satunya tenaga skill berpengalaman dibidang teknis konstruksi.
"Tidak ada pelanggaran apapun bagi Afrizal karena menolak dimutasi ke Kantor Camat Tamiang Hulu. Ketika acara pelantikan, yang bersangkutan tidak hadir karena tidak ada undangan. Meskipun undangannya sampai tetapi sudah telat. Jadi sebagai salahsatu persyaratan untuk duduk dijabatan harus dilantik dan disumpah, nah… si Afrizal kan tidak ada dilantik dan tidak ada disumpah pada saat itu",  tegas Syuibun ketika ditemui beritalima belum lama ini dikantornya.
Lanjut Syuibun lagi, seharusnya pihak BKPP setempat wajib melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak Inspektorat sebelum melakukan mutasi atas PNS bersangkutan.
Menyikapi pernyataan Syuibun tentang tidak adanya sebuah pelanggaran dan pembangkangan bagi seorang PNS yang menolak keputusan Bupati atas pemutasian, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Aceh Tamiang, Syamsuri, SE  hanya tersenyum seraya mengucapkan kalimat bernada kritik.
"Kalau seperti itu pendapatnya, enaklah semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) nanti, ketika mendengar isu dirinya akan dimutasi dan dinon jobkan dari jabatannya oleh Kepala Daerah, saat acara pelantikan, terus tidak hadir. Karena ketidak hadirannya tersebut, kan jelas dia tak dilantik dan tak diambil sumpahnya, lalu besoknya dan seterusnya masih bisa tetap duduk dan kerja diruangan itu lagi, mau jadi apa nantinya negara ini kalau pegawai negeri tidak lagi patuh dengan Kepala Daerah", ujar Syamsuri, Kamis (27/11) diruang kerjanya.
Dampak dari enggannya Afrizal, ST pindah kerja ke Kantor Camat Tamiang Hulu di Pulau Tiga, Kepala BKPP sempat ditegur Wakil Bupati Aceh Tamiang, Drs Iskandar Zulkarnain, MAP.Bahkan kata Syamsuri lagi, dirinya diminta untuk segera mengahadap Wabup guna dimntai keterangannya. (Suparmin)