Anggota PERADI Jaktim Menyayangkan Ketua DPN Belum Melantik

JAKARTa, beritalima.com - Sebenarnya proses pemilihan ketua peradi untuk DPC Jakarta Timur sudah selesai dan seharusnya melaksanakan pelantikan dengan tidak terlalu banyak beralasan.
Lebih lanjut diharapkan Paltak Siburian, SH.,MH Anggota Peradi, tidak seperti ayam kehilangan induknya. Apalagi dalam waktu dekat akan diadakan pemilihan Peradi Jakarta Pusat. Maka dari itu, persoalan itu menurut keterangan Paltak Siburian yang menduduki jabatan Ketua Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Jakarta Timur harus diselesaikan.
Lebih jauh disampaikan Sekretaris Dewan Pengurus Cabang PERADI Jaktim Parulian Siregar, SH, ada wacana untuk menggugat Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) yang dinilai sangat menyayangkan hingga satu tahun berjalan, belum juga melantik Piter Siringoringo, SH, ketua terpilih hasil Muscab PERADI Jakarta Timur, Januari tahun 2014 lalu.
Pada wacana itu kata Parulian, akan mempertanyakan Ketua DPN PERADI, Otto Hasibuan. Kendati pada pasca hasil pemilihan Ketua DPC PERADI Jaktim terpilih, Piter Siringoringo pada Muscab I PERADI Jaktim, 15 Januari 2014 untuk periode 2014 - 2019.
Yang jelas ditegaskan Parulian, hasil pemilihan ketua pada Mucab I DPC PERADI Jaktim sesuai mekanisme pemilihan yang dibentuk Stering Commite, dan yang mengatakan itu dianggap hanya sebagai isu tanpa disertai bukti yang konkret. Memang kata dia, setai Mucab pasti akan terjadi kericuhan, namun yang masih mengganjal anggota PERADI Jaktim adalah Ketua DPN PERADI belum bisa mengeluarkan SK untuk melantik ketua terpilih secepatnya.
Sementara ditambahkan Sekretaris, untuk menyusun kegiatan, belum bisa dilaksanakan secara resmi hanya saja untuk melakukan kegiatan-kegiatan hanya menggunakan nama PERADI dan dilakukan secara urunan. Hal lain ditegaskan Wakil Ketua DPC PERADI Efendi Simanjuntak, senada seperti yang disampaikan Sekretaris, semua proses telah berjalan baik, hanya saja setelah pemilihan dinilai ada kecurangan.
"Kita hanya menunggu komitmen daripada DPN untuk melantik ketua terpilih. Meskipun dari DPN mengatakan masih dalam proses dan saya menghargai proses yang ada di DPN," kata Efendi.
Masih ditegaskan Wakil Ketua, bahwa rencana untuk menggugat, belum melangkah kesana karena masih beritikast baik untuk mendengarkan pandangan mereka. Karena status Ketua terpilih selama belum dilantik tidak bisa melakukan apa-apa.
"Jadi tidak gegabah karena menyangkut nama baik peradi. Jadi soal wacana itu masih hold dulu (gantung dulu) dari keseriusan DPN peradi," imbuh Efendi.

Efendi juga menambahkan bahwa soal rumor itu hanya bahasa mereka dan tidak bisa membuktikan letak kecurangannya dimana. Padahal kalau ke DPN PERADI, selalu mempetanyakan namun hasilnya masih nihil belum ada tanggapan untuk melantik. dedy mulyadi