Baitul Mal Aceh Tamiang Bimbing Berbisnis Yang Etika Menurut Islam

Aceh Tamiang, beritalima| Ratusan warga kurang mampu yang telah menerima manfaat bantuan pinjaman modal usaha tanpa bunga oleh  Baitul Mal Kbupaten Aceh Tamiang, Kamis (25/12) mendapat bimbingan pengelolaan usaha.
            Pelatihan Manajemen Kewirausahaan yang diadakan Baitul Mal Aceh Tamiang tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang tata cara pengelolaan modal usaha secara islami yang merupakan bagian dari program lembaga keuangan makro syari'ah (LKM) Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2014.
            Narasumber pelatihan kewirausahaan, T.Insyabuddin dalam pembicaraannya lebih menekankan agar para peserta dalam berbisnis tetap menganut dan mengacu ada pola "Etika Bisnis Dalam Islam" sesuai yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Rasulullah ketika berniaga semasa mudanya dulu.

"Seorang pebisnis muslim tentu meyakini bahwa riba termasuk dosa besar yang sangat keras ancamannya. Maka pebisnis muslim akan berusaha keras untuk tidak terlibat sedikitpun dalam kegiatan usaha yang mengandung unsur riba", ujar orang yang akrab disapa Tengku itu.
            Dalil yang menunjukkan hal dimaksud kata Insyabuddin adalah ketika Rasulullah  bersabda yang bunyinya: "Setiap daging yang tumbuh dari barang yang haram maka neraka lebih berhak baginya".
           Kepala Baitul Mal Kabupaten Aceh Tamiang, Hj Sri Hidayanti, LC.M.Si menganjurkan agar para peserta pelatihan yang kini sudah mulai menggeluti dunia bisnis, meskipun masih skala kecil kecilan untuk selalu berinfak dan bersedekah.
"Lebih baik tangan berada diatas ketimbang yang berada disebelah bawah. Kan lebih mulia memberi bantuan kepada orang lain dari pada kita harus menunggu bantuan dari orang", ujar Sri Hidayanti. (SUPRMIN)