Boat Penyeberangan Desa Sekumur Terbalik, 5 Unit Sepeda Motor Raib


1 unit sepmor dan Laptop milik staf SDN Sekumur turut hanyut

Aceh Tamiang, beritalima: sebanyak 5 unit sepeda motor raib terbawa derasnya arus sungai Tamiang, tatkala sebuah perahu boat penyeberangan yang ditumpangi belasan orang dan 5 unit sepeda motor mengalami  terbalik dan karam pada Rabu (17/12).
                "Tidak ada korban jiwa pada insiden itu. Karena sebanyak 14 orang warga Desa Sekumur Kecamatan Sekerak yang menumpangi boat tersebut selamat . Namun 5 unit sepeda motor milik mereka karam dan hanyut", ungkap Ismail, SPd saat dihubungi beritalima via seluler. Sumber lain menyebutkan, Ke 14 warga dimaksud sempat dilarikan ke RSU Tamiang untuk menjalani perawatan
                Menurut Ismail,  diantara korban selamat yang bernama Rohani merupakan seorang  tenaga operator pada sekolah Dasar (SD) Negeri Sekumur Kecamatan Sekerak Kabupaten Aceh Tamiang.
"Rohani itu kan seorang operator computer diruang TU pada SD Negeri Sekumur, meskipun dia selamat namun sepeda motor berikut Laptopnya hanyut", ungkap Ismail yang merupakan Kepala Sekolah di SD tersebut.
                Ismail menyebutkan, biasanya masyarakat didaerah itu jika ingin berpergian selalu menggunakan jasa getek sebagai alat angkut penyeberangan. Tetapi disebabkan getek tidak dapat difungsikan karena mengalami kerusakan, maka perahu boat menjadi salahsatu alternative sarana penyeberangan.
Sejumlah saksi mata pada kejadian itu dikonfirmasi menyebutkan, boat yang mengangkut warga menyeberangi sungai Tamiang, sekira pukul 16.30 mengalami naas karena tersangkut tali getek, sehingga hilang kendali. Sedangkan kondisi sungai saat itu sedang banjir banjir besar.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang, Syamsul Bahri, SPd membenarkan kalau staf TU SDN Sekumur, Rohani turut serta dalam boat penyeberangan itu. Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Pada Dinas Pendidikan, Muhklis, SPd juga mengatakan hal yang sama ketika dikonfirmasi beritalima.
"Memang benar, kalau staf TU SDN Sekumur juga menjadi korban, sehingga Laptopnya hanyut" , ujar Muhklis, SPd diruang kerjanya.
Dijelaskannya, dirinya mengetahui adanya kejadian itu setelah mendapatkan laporan secara lisan via seluler dari Kepala SDN Sekumur, Ismail, SPd pasca kejadian tersebut. (SUPARMIN)