Merasa Di Tipu Krisna Ancam Laporkan Noberta Ke Polisi

Banyuwangi Beritalima.com - merasa telah di tipu norbeta hardianto, krisna ancam laporkan ke polisi.

Hal ini berawal dari penjualan mobil noberta hÀdianto warga desa yosomulyo gambiran kepada krisna warga desa plampang rejo . Sebuah mobil panther tahun 2004 telah di sepakati dengan harga 65juta namun norbeta hanya membayar 45 juta dan kekurangan akan di bayarkan ketika BPKB sudah ada.

Lambat waktu di ketahui bahwa BPKB mobil tersebut telah di leasingkan kepada salah satu finance oleh noberta sehingga krisna berinisiatif mengembalikan mobil tersebut kepada pemiliknya agar di jual ke orang lain dengan harapan agar noberta dapat mengembalikan uang pembelian awal sebesar 45 juta tersebut.

Namun na'as nasib krisna bukan uang yang di dapat namun justru belakangan di kabarkan bahwa mobil panther yang telah di kembalikan itu bukannya di jual ke orang lain melainkan justru di gadaikan sebesar 25 juta bahkan uang krisna pun tak kunjung kembali.

Melihat hal ini krisna ketika di konfirmasi menuturkan apabila dalam waktu dekat ini uangnya tidak di kembalikan maka akan melaporkan hal ini kepihak yang berwajib.

" Kalau uang saya tidak kembali saya akan lapor polisi saja" ungkapnya

Supat hadi yang tak lain adalah ayah dari noberta ketika di konfirmasi di tempat kerjanya salah satu bank di kabupaten banyuwangi membenarkan hal tersebut bahkan supat menuturkan bahwa sudah ada surat pernyataan dua bulan kedepan akan di selesaikan

"Memang benar semua itu. Tapi sudah ada surat pernyataan penyelesaian untuk dua bulan kedepan mas" tuturnya.

Belakangan di ketahui bahwa norbeta juga memiliki bengkel cat mobil di wilayah desa tampo kecamatan cluring. ( Puji)



Foto : ilustrasi