Syawaluddin Pimpin BW-PWI Kabupaten Aceh Tamiang


Aceh Tamiang, beritalima| Syawaluddin terpilih menjadi Ketua Balai Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (BW-PWI) setelah mengungguli 4 orang rivalnya dalam proses reorganisasi pemilihan pengurus BW-PWI Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (16/12) di Kantor BW-PWI setempat.
Acara dimaksud berlangsung setelah berakhirnya masa kepengurusan BW-PWI yang dipimpin Drs M.Nurdin Hamid, MSc dan menindaklanjuti saran Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman, SE,MSi ketika kegiatan Training peningkatan pemahaman jurnalistik dan Pra-Uji Kopetensi Wartawan (Pra-UKW) PWI Propinsi Aceh di Guest House PT Pertamina EP Field Rantau pada 8-9 Desember 2014.
Usai kegiatan pemilihan ketua BW-PWI Kabupaten Aceh Tamiang, Syawaluddin dalam sambutannya mengungkapkan program awal kerjanya pada tahun pertama dan kedua. Tahapan program tersebut terkait dengan masalah kantor PWI Kabupaten Aceh Tamiang yang merupakan kebutuhan paling fital pada sebuah organisasi, apalagi lagi PWI merupakan sebuah organisasi kewartawanan tertua dan terbesar di Indonesia.
"Ditahun pertama, secara bersama sama mari kita upayakan bagaimana cara agar PWI bisa memiliki sebidang tanah untuk lokasi kantor PWI. Setelah itu ditahun berikutnya baru kita usahakan agar dilahan tersebut bisa berdiri sebuah bangunan gedung kantor PWI", ujar Syawal seraya menyebutkan sejumlah program kemajuan organisasi.
Sementara itu, dalam menjalankan organisasi yang merupakan cikal bakal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Tamiang, Syawaluddin dibantu oleh sejumlah wakil ketua dan pengurus lainnya yakni, Sekretaris, Efizar Barani (Harian Mimbar Umum),  Wakil Sekretaris, Dede Horison (Harian Medan Bisnis, Bendahara, Syaiful Alam, SE (Harian Realitas) dan Wakil Bendahara, Suparmin (Beritalima.com).
Wakil Ketua Bidang Organisasi, Erwan (Harian Andalas), Wakil Ketua Bidang Pembelaan, Aliyandi, SH, (SKM Tamiang POS) dan Indra, Wakil Ketua Bidang Pendidikan. Sementara itu Ida Sinaga menempati posisi bidang Organisasi, Burhanuddin Rangkuti, Bidang Pembelaan, Cut Rahmi, bidang Kesejahteraan dan Junaidi Bidang Pendidikan.
 Diselah selah acara dimaksud, Syawaluddin menyinggung tentang UKW. Disebutkannya, UKW merupakan kebutuhan bagi insan Jurnalis yang kesehariannya selalu menghadapi berbagai problematika didalam menjalankan aktifitas profesinya demi mendapatkan sebuah berita yang actual.
Syawal menyebutkan, pasca kegiatan Pra-UKW PWI Aceh yang diselenggarakan pada 8-9 Desember 2014 kemarin, Direncanakan, Wartawan di Kabupaten ujung paling Timur Propinsi Aceh yang bergelar Bumi Muda Sedia itu akan mengikuti Uji Kopetensi Wartawan (UKW) PWI pada Januari 2015 mendatang. (SUPARMIN)