Berantas Narkoba, Polres Aceh Tamiang Lantik 110 Satgas GM Anti Narkoba

Aceh Tamiang, beritalima| Kapolres Aceh Tamiang,  AKBP Dicky Sondani, Sik, MH, Kamis (29/1) melantik 110 orang relawan sebagai Satuan Tugas (Satgas) Gerakan Masyarakat Anti Narkoba. Para Satgas dimaksud merupakan perekrutan Polres dari unsur masyarakat diwilayah hukum Polres Aceh Tamiang untuk membantu kepolisian dalam pemberantasan peredaran narkoba.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Dicky Sondani, Sik, MH, dalam sambutannya menyebutkan, Aceh Tamiang merupakan kawasan transit perdagangan narkoba melalui jalur darat dan laut, sehingga peredaran barang haram tersebut di Kabupaten Aceh Tamiang sudah sangat memprihatinkan, bahkan kata Dicky, peredaran narkoba diwilayah hukumnya sudah merebak hingga kesegala penjuru pelosok Desa.
"Diperkirakan sudah ribuan orang yang telah mengkonsumsi narkoba, para pemakainya tersebut mulai dari PNS sampai kepada tukang becak dan tukang dodos kelapa sawit (buruh perkebunan). Kalau sampai lambat penanganannya, dikhawatirkan di tahun 2015 ini peredaran narkoba di kabupaten Aceh Tamiang akan semakin merajalela", kata Dicky.
Dicky Sondani menyebutkan, dengan tertangkapnya pelaku serta barang bukti sebanyak 17 kg sabu dan 170 ribu butir pil ektasi oleh Kepolisian satuan Narkoba Resor Aceh Tamiang pada 19 januari 2015 lalu, maka Polres Aceh Tamiang segera bertindak secara agresif dalam penanganan narkoba, diantaranya dengan dilakukannya pembentukan jaringan anti narkoba yang melibatkan masyarakat sebagai Satgas Grakan Masyarakan Anti Narkoba.
"Kalau ada orang yang ingin mencoba melakukan intimidasi kepada anda, silakan segera melaporkan kepada saya atau Kapolsek maupun anggota kepolisian, kita akan tindak secara tegas", ujar Kapolres.
Upaya positif yang dilakukan Polres Aceh Tamiang dimaksud disambut dan didukung penuh oleh Pemkab Aceh Tamiang serta unsur masyarakat yang disampaikan Sekdakab setempat, Ir Razuardi dan Ketua MPU, Drs H, M. Ilyas Mustawa usai acara pengukuhan Satgas diaula Dhira Brata Polres.
Polres Aceh Tamiang juga memperkenalkan jenis narkoba, ganja, pil ektasi dan sabu kepada Para Satgas. Hal itu bertujuan agar para satgas tau dan kenal barang barang haram tersebut, pengenalan jenis narkoba itu juga bertujuan agar para satgas dapat terhindar dari upaya "dibodoh-bodohi" dari pelaku pengedar maupun pengguna narkoba.
Selain itu, Kasat Naroba, Iptu Ferdian Chandra kepada para Satgas juga memberikan pembekalan berbagai ilmu dan tata cara serta pengetahuan dilapangan dalam hal upaya membantu tugas kepolisisan memerangi dan menumpas peredaran narkoba di Kabupaten Aceh Tamiang. (Suparmin)