Gembong Narkoba Di Bekuk Polres Aceh Tamiang, 6,1 Kg Sabu dan 30.000 Butir Pil Ektasi Diamankan

​Aceh Tamiang, Beritalima | Polres Aceh Tamiang berhasil mengamankan barang haram jenis shabu shabu seberat 6,1 kg dan 30.000 butir pil ektasi serta menangkap tersangka BJ (38) warga Dusun Simpang Proyek, Desa Bukit Seraja Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur, Aceh setelah personil satnarkoba Polres Aceh Tamiang membuntuti tersangka yang sebagai target Opersi (TO) sejak Jumat (16/1) dari perbatasan Sumatera Utara – Aceh.
BJ yang merupakan TO dengan mengendarai mobil truk interkuler bak (Box) warna putih ber Nopol BK 9056 BU dari arah Medan, Sumut dibuntuti petugas hingga kediaman pelaku di Desa Bukit Seraja, Julok. Personil Resnarkoba terus melakukan pengintaian dirumah pelaku.
Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Dicky Sondani, SIK,MH dikonfirmasi media ini menyebutkan, pada hari Minggu sekira pukul 17.00 wib, pelaku baru keluar rumah dengan mengendarai mobil box dimaksud menuju arah Medan. Ketika sampai di Desa Birem Bayeun Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur, pelaku menghentikan mobil truknya dan menemui seseorang untuk mengambil sebuah kotak ikan berwarna putih dan memasukkan kedalam mobil.
Setibanya di Kota Langsa, pelaku membelokkan mobilnya kearah pelabuhan Kuala Langsa, takut kehilangan target, petugas kepolisian langsung menghentikan laju kendaraan yang bawa BJ di Kilometer 5 jalan pelabuhan Kuala langsa dan melakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan BB sebanyak 8 paket sabu sabu ukuran besar (6,1 kg) dan 6 paket besar pil ektasi berjumlah 30.000 bitir.
Sebagai barang bukti (BB) Polisi juga menyita 1 unit mobil truk interkuler Mitsubishi warna Putih BK 9056 BU, 8 paket sabu sabu ukuran besar (6,1 kg), 6 paket besar pil ektasi berjumlah 30.000 bitir. 1 buah tas sandang, 1 buah handphone merk I phone warna loreng cokelat dan 1 buah handphone merk Nokia warna hitam.
Pelaku BJ disangka melanggar Pasal 114 ayat (2), Pasal 115 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) Undang Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan pidana penjara paling lama 20 tahun. (SUPARMIN)