Walikota Himbau SKPD dan Perusahaan Agar BPJS-kan Pegawainya

PADANG,SUMBAR -- Ahli waris dari pegawai honor pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Padang yang meninggal dunia menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Mereka adalah ahli waris dari Baharudin, Iswandi, dan Asrizal yang meninggal dunia pada 2014 lalu.

Jumlah santunan kematian yang diterima oleh masing-masing ahli waris tersebut adalah Rp. 21 juta. Rinciannya, santunan kematian Rp. 14,2 juta biaya pemakaman Rp. 2 juta dan santunan berkala (dibayar sekaligus 24 bulan x Rp. 200 ribu) sebesar Rp. 4,8 juta.

Santunan ini diserahkan oleh Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah didampingi oleh Kepala BPS Ketenagakerjaan Cabang Sumatera Barat, Aland Lucy Patitty, SE dan Kepala DKP Kota Padang pada acara wirid gabungan ASN Pemko Padang di Mesjid Nurul Iman, Jumat (9/1).

"Jumlah ini sangat membantu ahli waris yang ditinggalkan. Oleh karena itu, saya mengharapkan kepada seluruh Kepala SKPD agar mengkoordinir seluruh pegawainya untuk ikut BPJS Ketenagakerjaan ini. Sangat membantu bila terjadi musibah seperti sakit, kecelakaan, dan kematian seperti ini", jelas Mahyeldi.

Selain itu, wako juga mengajak seluruh perusahaan swasta yang ada di kota Padang agar mengikutsertakan semua karyawannya ke dalam BPJS Ketenagakerjaan ini. "Santunan kepada ketiga ahli waris pegawai honor DKP tersebut membuktikan kepada kita, walaupun baru ikut BPJS Ketenagakerjaan, tapi mendapat musibah, tetap mendapatkan santunan seperti di atas. Rugi kalau tidak manfaatkan," tutup Wako.

(du/rki).