30 Persen Madrasah di Jajaran Kemenag Bireuen Kurang Ruang Belajar

 Bireuen,Beritalima Kankemenag Kabupaten Bireuen,Drs H Maiyusri menjelaskan bahwa untuk saat ini hampir semua Madrasah di jajaran Kemenag Bireuen kurang ruangan belajar.  Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan beritalima ketika ditemui di ruangkerjanya seusai pelaksanaan sosialisasi kurikulum 2013, Senin, 9 Pebruari 2015. Drs H Maiyusri menyebutkan kekurangan ruang belajar bukan hanya di Madrasah Ibtidaiah ( MI), Madrasah Tsnawiyah ( MTs ) tetapi di seluruh jenjang sekolah dalam wilayah Kabupaten Bireuen. Dijelaskan,kekurangan ruang belajar sangat terasa dalam beberapa tahun ini sebab seluruh jenjang madrasah jajaran Kemenag merupakan sasaran masyarakat untuk menyekolahkan anaknya. Terkait masalah tersebut Pak Maiyusri mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Bireuen dan Kemenag Provinsi dan Pusat memperhatikan dan membangun ruangan kelas baru karena untuk wilayah Bireuen sudah sangat mendesak. Dijelaskan untuk madrasah di jajaran Kemenag Bireuen seluruh jenjang perlu dan mendesak untuk penambahan 30 persen ruang belajar di setiap sekolah apalagi di kawaswan Kota Bireuen. MIN Bireuen,tambah Pak Maiyusri, setiap tahunnya murid yang masuk membludak dan terpaksa mereka menggunakan ruang belajar di bekas MTsN Simpang IV Bireuen padahal gedung tersebut sudah tidak layak sebagai ruang belajar karena sudah puluhan tahun lamanya,tambah Drs H Maiyusri. ( Suherman Amin / Fauzan )