Bireuen Tetap Kembangkan Nilai Budaya Seni Dan Adat Istidat Masyarakat

Bireuen, Beritalima, 
        Khasanah Budaya dan Adat istiadat serta nilai sosial dalam rasa empati masyarakat merupakan salah satu modal sosial dalam rangka pelaksanaan pembangunan serta mengacu kepada progam Pemerintah Aceh umumnya dan Kabupaten Bireuen kususnya.
         Untuk itulah Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) yang dibentuk dalam suatu musyawarah di Sekretariat MAA Kabupaten Bireuen harus dan mutlak mengupayakan penggalian serta berupaya melakukan pelestarian dan pengembangan sesuai dengan karakteristik dari masyarakat adat yang nuansa Islami.
       Demikian rekaman penggalan amanat Wakil Pemangku Adat  Kabupaten Bireuen, Ir Mukhtar Abda,M.Si mewanti-wanti dan mengharapkan kepada Ketua MAA, Drs Jailani MM serta seluruh komponen dan bidang dalam Pengurus MAA Kabupaten Bireuen.
      Wakil Pemangku Adat Bireuen yang juga Wakil Bupati Bireuen,Ir Mukhtar Abda,M.Si mengharapkan agar pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat perlu digali dan dibangun dengan mengacu tiga pilar utama yaitu pilar pengembangan ekonomi masyarakat, pilar pelestarian dan pilar kemandirian masyarakat.
      Dengan mengacu ke tiga pilar tersebut, maka adat istiadat Aceh akan berkembang serta adanya penggalian pengembangan budaya yang sudah terbenam akan tumbuh dan berkembang kembali. Menyangkut Pilar pertama dalam aspek adat istiadat bagi tumbuh kembangnya ekonomi masyarakat hal itu dilakukan untuk menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat.
      Kemudian Pilar yang kedua menyangkut aspek pertahanan identitas sosial budaya masyarakat yang menyokong pada integrasi nasional akan lestarinya budaya Aceh yang mampu mengembangkan dan memperkaya khasanah budaya nasional. Sementara dalam pilar ketiga berkaitan dengan kemampuan masyarakat melaksanakan pengorganisasian potensi adat istiadat dan nilai sosial budaya secara otonom, mandiri dan professional dengan menganut system kekeluargaan dan kebersamaan.
      Di sisi lain tambah Mukhtqar, potensi dan aset adat istadat dan nilai budaya masyarakat sangat besar, namun belum didayagunakan secara optimal. Khususnya dalam memberi fundamen ke arah peningkatan ekonomi masyarakat secara nyata.
      Dengan demikian, pemberdayaan kelompok masyarakat adat adalah hal yang sangat penting guna menopang kehidupan masyarakat khususnya pengembang adat istiadat dan nilai-nilai budaya Aceh,ungkapnya. ( Suherman Amin/ Fauzan)  
       
Inset : Wakil Bupati Bireuen Ir Mukhtar Abda,M.Si bersama Kepala Sekretariat MAA, Kabupaten Bireuen, Drs Faizin,M.Pd ketika " Peucicap " anak realisasi pengembangan acara adat  " Ayoen Aneuk " ( Suherman Amin)