Kata Kepala SMKN I Gandapura, SMK N I Gandapura Butuh Mesin Pengering Pakan Dan Gedung Praktek

Bireuen,Beritalima


         SMK N 1 Gandapura,Bireuen, M.Yusuf,S.Pd mengharapkan agar masyarakat petani di Wilayah Aceh dan Kabupaten Bireuen dalam mengembangkan ternak mereka membeli pakan ransum produk siswa SMKN 1 Gandapura dan jangan gunakan pakan rumput. Demikian harapan Kepala SMKN I Gandapura M Yusuf,S.Pd sebagaimana dipaparkan kepada Fauzan dan Suherman Amin wartawan beritalima.com,Sabtu,6 Pebruari 2015.
         Menurut M Yusuf , di sekolah yang dipimpimpinya sejumlah alat praktek sudah ada sekitar 80 % dan semua itu sudah dikuasai oleh siswa yang telah dilatih para gurunya terkait praktek sudah bisa melaksanakan nyaris seluruhnya namun terkendala karena tidak ada mesin pengering pakan.
         Dalam hal tersebut pihaknya sangat mengharapkan Pemda Bireuen, Pemerintah Aceh dan Pemerintah pusat untuk membantu mesin pengering pakan dan bangunan gedung untuk pelaksanaan praktek yang permanen sekaligus pembebasan lahan yang ada di belakang sekolah.
         Selain itu M Yusuf juga menyebutkan, dalam upaya mengembangkan pelaksanaan pengadaan pakan, pihaknya meminta Pemda untuk mengirimkan para guru mereka untuk adanya pelatihan terhadap guru-guru jurusan praktek baik las atau ternak demi meningkatkan komptensi mereka.
         M Yusuf menambahkan, saat ini keperluan bahan baku untuk memproduksi pakan banyak tersedia baik itu ampas kelapa, tepung sagu, kulit coklat, kulit kacang kedelai, dedak padi kasar, ampas kedelai, ampas tebu, manisan tebu, urea dan mineral (garam). Selain itu untuk pakan hijauan terdiri dari tumbuh-tumbuhan, termasuk hasil pertanian yang kaya bahannya juga mudah.
         "Pakan konsentrat mengandung protein dan energy tinggi dan serat kasarnya rendah dan merupakan pakan penguat bagi sapi. " Ungkap M Yusuf seraya menjelaskan kebutuhan pakan untuk  sapi berbeda, semakin bertambah berat badan sapi, kebutuhan pakannya juga bertambah.
         Sementara itu Edi Saputra MPt (Alumni USU) kepada Andalas menyebutkan, kebutuhan pakan konsentrat 1-2 persen per berat badan sapi,pakan hijauan 10 persen per berat badan sapid an kedua pakan tersebut  cukup diberikan dua kali sehari  (pagi dan sore).
         Dijelaskan, dalam pemberian makanan ternak sebaiknya diberikan pakan konsentrat terlebuh dahulu kemudian selang dua jam baru diberikan pakan hijauan.
         " Pemberian pakan konsetrat kegunaannya untuk mempercepat penggemukan , kenaikan berat badan sapi sehingga mempersingkat masa pemeliharaan dan lebih cepat dapat dipanen (dijual).
         Selain itu, kata Edi, dengan mengunakan ransum hijauan dan konsentrat yang memiliki kandungan nutrisi seimbang juga dapat mempersingkat masa pemeliharaan sapi dan kambing.
         Baik M Yusuf maupun Edi Saputra sama-sama mengharapkan agar para petani ternak dalam pengembangan ternaknya agar mempersingkat masa pemeliharaan dan cepat dijual  gunakan pakan ransum produksi para siswa SMKN I Gandapura terutama petani ternak di wilayah Bireuen kususnya dan Aceh umumnya. ( Fauzan / Suherman Amin )

Teks Foto : Kepala SMK N I Gamdapura Kabupaten Bireuen berikut sarana dan prasarana yang tersedia. ( FAUZAN )