Para Petani Ternak Jangan Lagi Andalkan Pakan Rumput

Bireuen,Beritalima,
          Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I ( SMKN I ) Peternakan Gandapura Kabupaten Bireuen mengharapkan agar para peternak dalam wilayah Kabupaten Bireuen kususnya dan Aceh umumnya dalam pengembangan ternak jangan lagi mengandalkan rumput tetapi gunakan pakan ransum ternak produksi SMKN 1 Gandapura melaiputi berbagai bahan pakan hijauan dan pakan konsentrat.
          Kepala SMKN 1 Gandeapura, M Yusuf, S.Pd, didampingi guru Pembina, Ismadi, SPt, kemarin menjawab beritalima mengakui bahwa selama ini para petani ternak sapi,kambing potong dan kerbau masih terpaku dengan pakan rumput dan tidak menggunakan ransum ternak produksi dari SMKN 1 Gandapura padahal biayanya lebih murah jika dibanding pakan rumput.
          M Yusuf sangat berharap para petani di wilayah Bireuen dan Aceh umumnya jangan terpaku lagi dengan pakan ternak rumput, sebab biayanya lebih tinggi dan penggemukan sapi lebih lambat untuk dijual namun gunakan pakan ransum ternak dari berbagai bahan pakan hijauan dan pakan konsentrat.
          Saat ini, kata Yusuf, para siswa SMKN 1 Peternakan Gandapura yang dibimbing beberapa guru ahli, seperti  Rusdy MPt, Rahmat Kartolo MPt, Edi Saputra MPt (Alumni USU) dan Ismadi SPt (Alumni Universitas Al Muslim), sudah berhasil memproduksi ransum ternak dari berbagai bahan pakan hijauan dan pakan konsentrat.
Terkait bahan baku untuk memproduksi pakan banyak tersedia baik itu ampas kelapa, tepung sagu, kulit coklat, kulit kacang kedelai, dedak padi kasar, ampas kedelai, ampas tebu, manisan tebu, urea dan mineral (garam). Selain itu untuk pakan hijauan terdiri dari tumbuh-tumbuhan, termasuk hasil pertanian yang kaya bahannya juga mudah.
          "Pakan konsentrat mengandung protein dan energy tinggi dan serat kasarnya rendah dan merupakan pakan penguat bagi sapi. " Ungkap M Yusuf seraya menjelaskan kebutuhan pakan untuk  sapi berbeda, semakin bertambah berat badan sapi, kebutuhan pakannya juga bertambah. ( FAUZAN/SUHERMAN AMIN)

Teks Foto : Para siswa sedang melakukan pemeriksaan hewan ditambah dengan foto bersama di depan sekolah serta gambar profil sekolah. ( SUHERMAN AMIN)