Warga Lapihan Harapkan Pemerintah Rehab Jembatan Gantung

  Bireuen,Berita Lima      Warga gampoeng Lapihan kawasan Kecamatan Makmur Kabupaten Bireuen sangat mengharapkan agar Pemerintah segera merehab jembatan gantung yang sudah keropos dan tiang penyangga patah sebelum jembatan gantung tersebut menambah korban.      Jembatan Gantung yang terletak di Gampong Lapihan, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, menghubungkan antara empat Desa di Kecamatan tersebut yaitu ke Pulo Teungoh, Desa Krueng Baro, Desa Blang Tarakan dan Desa Muara bahkan antar tembus ke Kecamatan Sawang.        Mukhlis salah seorang warga di sana kepada beritalima menyebutkan, masyarakat dalam wilayah Makmur terutama warga gampong Lapihan sangat mengharapkan agar pemerintah baik Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Bireuen , Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Pusat untuk terjun ke lapangan menjau jembatan tersebut untuk menggatikan dengan pembuatan baru maupun merehanya agar masyarakat aman dan nyaman tidak meresahkan.      Disebutkan Mukhlis, beberapa waktu lalu Aboen pimpinan dayah di sana bersama isterinya pernah menjadi korban keropos jembatan sehingga jatuh ke bawah jadi jangan sampai terulang kejadian tersebut menimpa warga yang lain.       Sementara Mulyadi tokoh masyarakat Bireuen menyebutkan,wajar keropos dan memang perlu diganti dengan jembatan ganting yang baru sebab bangunan jembatan gantung itu di bangun pada 22 tahun yang lau di Desa Lapihan dengan dengan ukuran panjang enam puluh meter dengan lebar seratus enam puluh centi meter kini sudah sangat keropos dan sulit di lalui sehingga mereka sudah sangat merasa was-was karena jembatan gantung tersebut satu-satunya alat transportasi mereka membawa hasil perkebunan dan pertanian mereka.      Mulyadi menambahkan, bisa dibayangkan bila warga membawa ternak mereka akibat was-was jembatan gantung yang sudah keropos mereka harus turun melalui jalan sungai di bawah jembatan yang harus mereka tempuh dengan sangat jauh. ( FAUZAN /Suherman Amin)  Teks Foto : Jembatan yang diharapkan masyarakat untuk digantikan dengan yang baru. ( FAUZAN )