Bantuan Kelompok Nelayan "Mina Barokah" Di Pertanyakan Warga

Banyuwangi beritalima.com - bantuan kelompok nelayan yang di dapat dari dinas kelautan dan perikanan berupa bantuan jukung dan mesin di desa sumberagung kecamatan pesanggaran mulai di perbicangkan.
Pada tahun 2012 kelompok nelayan mina barokah dan kelompok nelayan pulau merah indah mengajukan proposal bantuan jukung fiberglas. Dan pada tahun 2013 kelompok nelayan pulau merah indah telah mendapatkan bantuan berupa jukung fiberglas sebanyak 4 buah. Yang di kelola oleh kelompok.
Di tahun berikutnya kelompok nelayan mina barokah juga mendapatkan bantuan dari dinas kelautan dan perikanan sebesar 100juta rupiah yang di belanjakan untuk 2 jukung fiberglaas dan mesin.
Namun setelah beberapa waktu muncul rumor bahwa bantuan yang di terima oleh kelompok nelayan mina barokah di duga di selewengkan.
Menurut hasil investigasi beritalima.com di lapangan ada beberapa nelayan yang dapat di konfirmasi. Salah satunya rajimin yang mengaku bahwa jukung ( perahu ) yang di dapat bantuan dari DKP tahun 2013 telah di pinjam oleh pengurus kelompok mina barokah dan di cat dengan nama KUB MINA BAROKAH untuk sementara karena akan ada tinjau lapangan dari dinas. " Perahu bantuan dari DKP yang saya kelola di pinjam rudi mas. Dan di cat atas nama KUB MIna barokah karena akan ada cek dinas mas. Dan itu di pinjam sementara" tuturnya
Bahkan rajimin menambahkan bahwa perahu saya di cat sekitar 3 bulan yang lalu." Imbuhnya
Hal senada juga di sampaikan mujiono yang juga sebagai pengurus kelompok nelayan pulau merah indah bahwa perahunya dulu juga pernah di cat atas nama mina barokah." Perahu saya juga pernah di cat atas nama mina barokah mas. Namun sudah saya suruh hapus" tuturnya.
Rudi mulyono ketua kelompok nelayan mina barokah ketika di konfirmasi menuturkan bahwa bantuan dari pemerintah sebesar 100juta rupiah dan itu di belanjakan 2 buah jukung dan 2 mesin serta alat tangkap ikan seperti jaring dan lainya. " Bantuan yang kita terima sudah kita belanjakankan sesuai RUB mas. Dan perahu perahu yang kita belikan hasil bantuan sudah di gunakan bekerja oleh kelompok sekitar 2 bulan yang lalu" tuturnya
Bahkan rudi menambahkan bahwa dari hasil cek dinas sudah tidak ada komplain. " Tidak ada komplain dari dinas mas." Imbuhnya
Dari hasil penelusuran media ini bahwa perahu yang di atas namakan KUB mina barokah telah di hapus namanya dan di ketahui bahwa rudi mulyono adalah anak dari baopak jadmiko yang juga ketua kelompok nelayan pulau merah indah.

Sampai berita ini di tayangkan jadmiko ketua kelompok nelayan pulau merah indah dan PTL kecamatan pesanggaran subiyakto serta dinas kelautan dan perikanan masih belum dapat di konfirmasi.- bersambung( Puji/abi)