BPM Berikan Pelatihan Penyusunan Proposal dan LPJ

Banyuwangi.beritalima.com – Bertempat di aula kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (BPM-PD) Kabupaten Banyuwangi, pelatihan pembuatan proposal diselenggarakan sebagai upaya memberikan suatu pengetahuan atau wawasan terhadap seluruh kelompok masyarakat (Pokmas), perangkat desa ( Kaur Ekobang) dan seluruh kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) kecamatan yang ada diwilayah bumi Blambangan.
Pelatihan kali ini difokuskan ke pembuatan proposal pengajuan pembangunan sarana infastruktur yang akan di ajukan olehasing – masing kelompok masyarakat desa ke pemerintah daerah setempat. Agar proposal tersebut bisa segera direalisasikan, format proposal yang akan diajukan itu harus sesuai dengan sistematika yang telah diberikan dalam pelatihan ini.
Sistematika tersebut antara lain, permohonan, pendahuluan, isi proposal yang didalamnya tertuang Rancangan Anggaran Biaya (RAB), penutup, serta lampiran – lampiran, diantaranya berita acara pendirian kelompok, SK pendirian kelompok yang direkomendasi kepala desa, KTP pengurus, gambar rencana tekhnis, foto nol persen lokasi yang akan diajukan dan denah lokasi. Jika format pengajuan propoasal sudah dibuat sesuai dengan sistematika yang dimaksut, maka proposal tersebut dianggap sudah benar dan tinggal menunggu hasil realisasinya.
Selain itu, para peserta pelatihan juga diberikan pemahaman tata cara pembuatan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) tentang pelaksanaan pembangunan yang telah diajukan dan dilaksanakan. Adapun format LPJ itu harus melampirkan buku kas umum, pembuatan kuitansi dan nota, system kehadiran dan pembayaran upah pekerja, foto fisik pelaksanaan pembangunan dari nol, lima puluh dan seratus persen pekerjaan. Jika format itu sudah sesuai dengan lampiran diatas, maka LPJ bisa diserahkan.

Menurut Masduki selaku Kepala Bidang Pemberdayaan BPM-PD Kabupaten Banyuwangi mengatakan, pelatihan ini diselenggarakan dari tanggal 16 hingga 20 Maret 2015, yang bertujuan agar dalam pembuatan proposal bisa proposional sesuai dengan sistematika yang telah diterangkan pada pelatihan. "Tujuanya supaya proposal yang dibuat oleh masyarakat tidak terjadi kesalahan," jelasnya saat mengisi sambutannya dalam pelatihan tersebut, (Yud)