Miming Merina S.Sos MM, Mensyukuri Rahmat Dengan Banyak Berbagi

Sidoarjo (BeritaLima.Com) - Sedikitpun tak ada rasa kecewa pada Miming Merina S.Sos MM walau dalam Pemilu Legislatif 2014 lalu bgagal jadi anggota dewan. Perempuan berhijab yang akrab dipanggil Merin ini tetap aktif memberi sumbangsih pada masyarakat dengan segala kemampuannya.
Ditemui di kediamannya, di wilayah Tambakrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (23/3/2015) sore, Merin sedang mengadakan diskusi para UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Ada puluhan UMKM maupun profesional muda serta masyarakat yang berminat jadi pengusaha hadir dalam acara yang digelar dengan tujuan untuk menumbuhkembangkan usaha masyarakat itu.
"Gak harus jadi dewan untuk mengabdi pada masyarakat. Jadi atau tidak anggota dewan itu semua kehendak Allah SWT. Yang penting hidup ini harus mensyukuri nikmat dan bermanfaat bagi teman dan masyarakat," kata Ketua Himpunan Pengusaha Muslim Indonesia yang juga koordinator UMKM Jatim ini.
Dia tuturkan, dulu dirinya pernah 'montang-manting' untuk hidup tanpa suami dengan kewajiban membesarkan anak semata wayang, meski orangtuanya secara finansial terbilang mampu. Didikan bapaknya, seorang purnawirawan yang cukup keras, akhirnya menjadikan Merin pengusaha mandiri yang ulet, termasuk sebagai motivator bagi para UKM. Lulusan Fisip Unair Surabaya ini kerap diminta mengisi acara-acara seminar tentang UMKM sebagai motivator.
Selain sebagai pelaku UMKM, motivator, dan keterlibatannya di sebuah perusahaan property, Merin akhirnya berhasil menuai pendapatan yang lumayan besar hingga mampu memiliki rumah, apartemen dan lain sebagainya.
Lebih dari itu, perempuan kelahiran Surabaya tahun 1970 ini berhasil memintarkan puterinya, Riza Amela Martiningrum, di bidang kesehatan. Tidak cukup dengan gelar sarjana dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan, Riza sebentar lagi juga akan meraih gelar S2 jurusan Hukum Kesehatan sebuah perguruan tinggi swasta.
"Lega rasanya berhasil memintarkan anak, mengingat betapa beratnya ujian yang saya alami dulu," ucap Merin. Karena itu, lanjutnya, setelah semuanya terasa cukup, kini dia hanya ingin berbagi sukses pada sesama, termasuk membentuk kelompok-kelompok usaha dengan tujuan meningkatkan usaha mereka.
Himpunan Pengusaha Muslim Indonesia, salah satu organisasi yang didirikan dan diketuai – misalnya, sekarang telah beranggotakan 60 pengusaha berbagai bidang. "Wadah ini kami bentuk dengan harapan supaya usaha para anggota ada kemajuan dan perkembangan. Caranya ya dengan searing dan diskusi yang saya agendakan sebulan sekali di rumah ini," terang Merin.
Ditambahkan, diskusi ini juga bisa diikuti calon pengusaha atau masyarakat umum yang berminat jadi wirausaha. "Siapa saja yang mau datang silakan. Konsumsinya insyallah saya bisa menyediakan," kata perempuan yang cukup popular di kalangan UMKM ini.
Merin memang tampak benar-benar mensyukuri atas semua yang diraih. Apalagi puterinya yang kini telah berumur 22 tahun  akan menikah pada tanggal 11 April nanti. Dia telah berencana mengadakan tasyakuran pada pernikahan putrinya, dan telah meminta ijin untuk menutup Jalan Tambakrejo. "Nanti semuanya datang ya. Saya benar-benar ingin tasyakuran atas rahmat Allah SWT ini," pungkasnya serius. (Gan)
Teks Foto: Miming Merina S.Sos MM