Otto Masih Pimpin PERADI Hingga Enam Bulan Ke Depan

JAKARTA, beritalima.com - Munas PERADI yang dilaksanakan di Makasar 26 - 28 Maret 2015 ini ternyata gagal, alasannya menurut Panitia Munas PERADI, ada sekolompok berjumlah 150 orang tidak menggunakan ID dan sulit dikeluarkan hingga menimbulkan kekisruhan.

Dijelaskan H. Hermansyah Dulaimi, SH inginnya steril lebih dulu agar yang menggunakan ID baru bisa masuk ke ruang Munas, hanya saja dikatakan Panitia, sekelompok orang dari Pakanbaru masuk ke dalam hingga tidak bisa dikeluarkan.

Dengan demikian dikatakan Hermansyah, daripada menimbulkan keributan, Munas PERADi ditunda hingga 3 - 6 bulan depan. Jelasnya sekitar bulan Juli bertepan dengan bulan puasa akan dapat dilaksanakan kembali untuk pemilihan Ketua Umum.

Sayangnya, Ketua Panitia Munas PERADI itu tidak bisa menjelaskan secara rinci siapa dibalik orang yang menimbulkan kekisruhan. Dan juga Ketua Panitia itu enggan juga menyebutkan ada berapa kandidat yang terbentuk setelah pemilihan formatur.

"Selama proses berjalan dari tanggal 26 - 28, belum ada kandidat yang terpilih secara formatur meskipun di luar telah mendeklarasikan dirinya menjadi ketum tapi di munas belum dapat disebutkan karena ketentuannya untuk menjadi kandidat," tandas Hermansyah.

Lebih jauh dijelaskan panitia yang mengulang ungkapan yang disampaikan 49 DPC, bahwa Otto Hasibuan masih memimpin PERADI hingga enam bulan ke depan demi keamanan. Hanya saja dari pihak Luhut Pangaribuan menyatakan, Otto Hasibuan telah demisioner dan telah terbentuk karetaker yang terdiri dari Luhut Pangaribuan, Hasanuddin Nasution, Humprey Djemat, dan Juniver Girsang. Hal itu menurut Luhut seperti yang telah dberitakan, pembentukan karetaker itu telah didukung 50 persen yang hadir dari 65 DPC.

Sementara Munas PERADI di Ballroom Phinisi Hotel Clarion pecah menjadi tiga kubu diantaranya adalah Humphrey Djemat, Luhut Panggaribuan dan Hasanuddin Nasution. dedy mulyadi