Peringati 10 Tahun Gempa, Walikota Gunungsitoli Ziarahi Makam Korban

Kota Gunungsitoli, Walikota bersama unsur Muspida dan para kepala SKPD memulai acara sepeda santai dari halaman kantor Walikota Gunungsitoli, Jalan Pancasila Kecamatan Gunungsitoli menuju lokasi pemakaman massal di Desa Fodo, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota gunungsitoli, Jum'at (27/3).
Di lokasi pemakaman massal, Walikota memberitahu jika acara sepeda santai dan ziarah yang digelar pada hari ini merupakan rangkaian acara peringatan 10 tahun terjadinya gempa di Pulau Nias, khususnya di Kota Gunungsitoli.
Martinus mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga korban dan berharap apa yang telah dialami 10 tahun yang lalu atau gempa berkekuatan 8,7 sr yang terjadi 28 Maret 2005 yang lalu tidak terulang kembali.
"Memang, tidak dapat dipungkiri, bencana tidak dapat diprediksi dan dapat terjadi kapanpun. Tapi kita yakin, tuhan tidak akan mengulang kembali bencana gempa yang telah terjadi 10 tahun lalu," ucap Martinus.
Bernart pengurus santiong baru menyampaikan jika korban gempa yang dikebumikan di pemakaman massal santiong baru jumlahnya ada ratusan. Korban yang dimakamkan disana adalah korban yang tidak diketahui identitasnya dan tidak lengkap bagian tubuhnya
Acara dalam rangka memperingati 10 tahun gempa dengan melaksanakan ziarah ke makam korban gempa yang berjarak 7 kilo meter itu, Walikota bersama unsur muspida menggunakan sepeda dengan santai@SM
Keterangan Foto : Terlihat Walikota Gunungsitoli (jaket merah) bersama Dandim 0213 Letkol.Inf.Luhut Bernandus Sidabariba,S.IP (topi hitam) dan Kapolres Nias AKBP Yofie Girianto Putro (Kaos Kuning) saat melakukan start sepeda santai menuju lokasi pemakaman.