PT. Pertamina Tambah Quota Premium untuk Pulau Sabu dan Semau

Kupang – NTT (beritalima.com)--- Tahun 2015, PT. Pertamina (Persero) Cabang Kupang kembali meningkatkan quota premium untuk dua pulau. Yaitu Pulau Sabu (Kabupaten Sabu Raijua dan Pulau Semau (Kabupaten Kupang). Penambahan quota premium dua pulau ini setelah PT. Pertamina Cabang Kupang melakukan evaluasi dan kajian tentang kebutuhan BBM di dua pulau tersebut.
Untuk pulau Sabu dari quota 100 kilo liter ditingkatkan menjadi 200 kilo liter per bulan. Sedangkan solar tetap 70 kilo lter. Begitu pula di Semau, yang sebelumnya premium 7.500 liter per bulan menjadi 20.000 liter per bulan, dan solarnya tetap 5.000 liter per bulan.
Hal ini dikatakan Sales Marketing PT. Pertamina Cabang Kupang, Triasa Ramadhany ketika ditemui beritalima di ruang kerjanya, Selasa (24/3) siang.  
" Sebelumnya, Pertamina juga menambah quota premium di Pulau Rote menjadi 500.000 liter, yang dibagi dua APMS masing – masing 320.000 liter dan 180.000 liter. Sedangkan solar 110.000 liter.
Adanya penambahan quota premium ini, kata Triasa, diharapkan memenuhi kebutuhan masyarakat, mengontrol harga, juga mengurangi dampak psikologis yang diterima oleh masyarakat.
Pertamina berharap pendistribusian yang lebih merata serta pengawasan dari Pemerintah Daerah Sabu Raijua membuat seluruh masyarakat merasakan BBM yang disubsidi oleh pemerintah
 " Jadi terkadang masyarakat mengeluhkan minyak baru tiba sudah langsung habis. Harapan kita dengan memberikan volume yang lebih banyak masyarakat dapat terpenuhi. Saya juga sudah koordinasi dengan Pemkab Sabu Raijua. Dan pihak Pemkab Sabu Raijua akan melakukan pemerataan BBM", ujar Triasa.
Setelah ditingkatkan quota premium di dua daerah tersebut, lanjut Triasa, PT. Pertamina (Persero) Cabang Kupang, selanjutnya akan melakukan evaluasi dan peningkatan pembangunan. Misalnya di Rote, sudah ada bangunan yang wujud fisiknya seperti SPBU, yaitu APMS Nitisusanto dan APMS Kupang Energi Industri (KEI). Dari dua AMPS ini, satu APMS sudah mulai renovasi. Begitu pula di Pulau Sabu, sudah mulai perbaikan fisiknya, dan akan tingkatkan menjadi SPBU
Untuk daerah – daerah kepulauan yang jangkauannya jauh dari mobil tengki pertamina atau pertumbuhan masyarakatnya tidak sebesar dengan kota – kota lainnnya kita mendirikan APMS. Yang fungsinya untuk melayani kebutuhan masyarakat didaerah tersebut terpenuhi. APMS ini yang nanti biasanya langsung mendapatkan distribusi dari pertamina sampai ke tempat.
" Jadi harga di APMS pun tetapi sesuai dengan harga pemerintah. Ongkos angkutnya pertamina yang tanggung. Yang kami tuntut APMSnya adalah mereka harus mencerminkan ciri – ciri pertamina. Pada saat pembangunannya berjalan tentu membutuhkan kerjasama dari Pemda setempat dalam hal ini pengawasan, dan juga dari kepolisian dalam hal keamanan", kata Triasa.
Ia menambahkan, kebutuhan premium di wilayah PT. Pertamina (Persero) Pertamina Cabang Kupang yang membawahi Pulau Sumba, Rote, Sabu, Timor dan Alor mencapai 21.000 hingga 22.000 kilo liter. Sedangkan solar 11.000 hingga 12.000 kilo liter per bulan. (Han)