Bantuan Dana Posyandu Desa Singolatren Di Duga Di Sunat

Banyuwangi beritalima.com -Tahun Anggaran 2013 yang telah lewat Pos Yandu Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh mendapatkan bantuan dana untuk pengadaan sarana pelayanan melalui program PNPM senilai Rp. 83.000.000 ( delapan puluh tiga juta rupiah ). Pos Yandu yang terdiri dari 9 ( sembilan ) pos tersebar di tiap dusun itu mendapatkan beragam peralatan untuk fasilitas pelayanan berupa alat timbang dan tiang gantungannya, meja kursi, dipan dan spon, karpet, etalase, papan tulis, alat pengukur tensi kurang lebihnya seperti itu.‬
‪Baru-baru ini mencuat kabar bahwa ternyata ada beberapa peralatan yang belum terpenuhi oleh TPK, sehingga jadi kontrofersi publik khususnya masyarakat Desa Singolatren. Sehubungan dengan kontrofersi tersebut awak media lakukan investigasi dan konfirmasi pada pihak-pihak berkompeten pada permasalahan dimaksud. Ali Muhaidori ketua TPK PNPM Desa Singolatren didatangi ke kediamannya sulit ditemui, atau memang secara kebetulan tidak tepat waktunya. Akhirnya awak media mengkonfirmasi Ali Muhaidori melalui via phone/sms, namun sampai ditulisnya berita ini belum ada tanggapan sama sekali.‬
‪Kepala Desa Singolatren Apandi dikonfirmasi sangat menyayangkan mendengar informasi miring tentang pengelolaan dana bantuan yang keperuntukannya sangat penting / urgen bagi masyarakat. Kades Apandi mengaku menerima pengaduan dari beberapa petugas kader Pos Yandu terkait kekurangan peralatan yang belum dipenuhi oleh TPK. Peneguran sudah dilakukan namun sepertinya diabaikan, buktinya sampai saat ini hampir 2 tahun lebih belum ada ektikat baik selesaikan tanggung jawabnya.
Bendahara TPK PNPM bernama Askori dimintai keterangan menuturkan bahwa dirinya jadi bendahara hanya formalitas saja, pada kenyataannya semua pembelanjaan ditangani sendiri oleh ketua, mebelir meja kursi dikerjakan sendiri oleh ketua, tentang berapa dana yang sudah terpakai Askori tidak tahu menahu, tuturnya. Begitu juga ketua pos yandu se Desa Singolatren Umi Masruroh dikonfirmasi membenarkan adanya beberapa peralatan di ditiap pos yandu belum tercukupi, terangnya.‬
‪Sementara diperoleh informasi bahwa beberapa jenis peralatan yang belum terpenuhi oleh TPK Ali Muhaidori atau diduga disimpangkan dananya untuk pembelanjaan / pengadaan Etalase 2 ( dua ) unit, Papan Tulis 3 ( tiga ) unit, Karpet 8 (delapan) lembar, Matras, Meja Konsultasi 4 ( empat ) unit. Total dana bernilai jutaan rupiah itu tidak jelas ke mana rimbanya. Dugaan sementara dana tersebut ditilap sang ketua TPK Ali Muhaidori. Lalu bagaimana dengan Laporan Pertanggungjawabannya( LPJ) ?- bersambung.(Abi )