Calo TKI Asal Bangkalan Diamankan Polres Pelabuhan

SURABAYA,beritalima.com - Reskrim Pelabuhan Tanjung Perak amankan Sulfiya(42), warga Bangkalan, Madura, pelaku penipuan calon tenaga kerja indonesia

Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga masih memeriksa sejumlah delapan saksi sekaligus korban antara lain Sf, Nusa Indah, PP Gambung Bandung , AW warga KP Gambung Bandung, ES Narogong Bandung, RS Lengkong Bndg, IGP Gambung Bndg , DS Gambung Bndg, Dsu Jl. Haris Cimahi.

Berdasarkan kronologis yang dijelaskan Kasat Reskrim AKP Muhammad Aldy Sulaiman kejadiannya pada 14 April 2015.

"kejadiannya terjadi di Pelabuhan Gapura Surya Tanjung Perak Surabaya, dan delapan korban yang akan di pekerjakan di Malaysia, dengan akan dinaikkan KM PELNI Lawe," kata AKP M Aldy kepada sejumlah wartawan di mako Polres pelabuhan tanjung perak.

Ditambahkannya bahwa Sulfiya melakukan perekrutan kedelapan tenaga kerja indonesia itu dengan modus tanpa disertai dokumen lengkap.

"Modusnya tanpa surat lengkap dan tersangka ini mendapatkan dijanjikan mendapat komisi tujuh ratus ribu untuk setiap orangnya, sementara itu para korban ini juga dijanjikan bekerja dan memperoleh enam juta setiap bulannya mereka ini juga sudah bekerja sejak empat bulan," paparnya.

"Selama satu bulan itu pula setiap jamnya pekerja ini dibayar tiga sampai lima ringgit," tukas Aldy.

Untuk sementara waktu Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyita 9 lembar tiket KM Pelni Lawit menuju Pontianak dan 8 Lembar KTP. Pelaku juga dijerat dijerat pasal 103 UU RI No. 39 Tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI diluar negeri dengan ancaman hukuman kurungan minimal 1 tahun dan sedikitnya denda paling sedikit 1 Milyar.(Sh86/dim)