Demi Menambah Ekspor Kopi Arabika Pemkab Akan Memperluas Lahan Dan Mempertahankan Kwalitas Kopi

Bondowoso Beritalima.com - Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dishutbun kabupaten Bondowoso akan mempertahankan kualitas kopi Arabika, serta memperluas lahan kopi Arabika yang ada di Bondowoso.

Kepala Disthutbun kabupaten Bondowoso, Mohammad Ervan kepada Beritalima.com, menyatakan pihaknya akan pertahankan mutu kopi Arabika, yang telah mendapatkan sertifikat geografis ini, dan akan memperluas areal kopi ke beberapa daerah yang berpotensi untuk dijadikan areal tanaman kopi Arabika, dan Kawasan yang memungkinkan ada di lereng Ijen Raung dan Argopuro milik Perhutani,
"Kita akan koordinasikan dengan perhutani, agar masyarakat bisa menanam kopi jenis Arabika di lereng Ijen Raung dan Argopuro," kata Ervan senin(13/4/2015) dikantornya.

Kopi Arabika tumbuh di kawasan yang berada pada ketinggian 900 meter dari permukaan laut, dan rencananya, jenis kopi Robusta yang tumbuh di kawasan 900 meter dari permukaan laut ini akan dikonversikan menjadi kopi jenis Arabika.

Saat ini Bondowoso memiliki 2 ribu seratus hektar lahan kopi Arabika, 10% tumbuh di luar kawasan hutan, dan 90% tumbuh didalam kawasan hutan,
"Dengan luas lahan tersebut, tahun lalu kita mampu memanen sekitar 450 ton kopi Arabika," tuturnya.

Kopi Arabika produk Bondowoso ini mampu menembus pasar internasional,
"Sejauh ini kita sudah mengekspor ke negara Swis, Belanda, Amerika dan Jepang. Korea juga sudah mulai memesan, namun kita kekurangan stok," kata Ervan mengakhiri.

Saat di singgung terkait kritikan pedas yang di lontarkan ketua Komisi ll ,Adi krisna pihaknya membenarkan klo mendapatkan sorotan dari komisi ll saat kunjungannya ke beberapa kelompok tani kopi yang ada di kecamatan sumberwringin.Dia berpendapat kalau pernyataan dan kritikan itu akan mendapatkan sinyal positif bagi pemerintah daerah untuk para petani kopi di bondowoso,untuk segera memperbaikinya dan memfasilitasi ekspor kopi kedepan agar lebih baik.( Abi/rois)