Di Bireuen UN Paket C Hari Ketiga Gagal : Polres Bireuen Amankan 42 Joki UN Paket C, 94 Lolos, Peserta Murni 16 Orang

 Bireuen,Beritalima         Aparat Kepolisian jajaran Polres Bireuen berhasil mengamankan 42 dari 136 Joki Ujian nasional ( UN ) Paket C Setara SMA yang mengikuti ujian yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Bireuen Rabu (15/4) . Sementara  94 lainnya lolos melarikan diri.         Pelaksanaan UN Paket C yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Bireuen jumlah peserta UN paket C 152 orang dan hanya 16 peserta yang asli sedangkan 136 lainnya lainnya adalah Joki.          " Peserta yang murni hanya 16 orang, 136 orang merupakan Joki dan hingga Rabu pukul 22.OO WIB berhasil diamankan oleh pihak kepolisian 42 orang sedangkan 94 lainnya melarikan diri. " Kata Kapolres Bireuen  AKBP M Ali Khadafi ,S.IK dalam temu Pers Rabu (15/4) malam sekira pukul 21.30 WIB di Mapolres Bireuen.         Menurut Kapolres Bireuen AKBP M ALI Khadafi,S.IK masalah tersebut disinyalir dikoordinir oleh koordinatornya berinisial RM  (61) seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) dengan membawahi lima Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) .         Kapolres Bireuen menyebutkan, terkait masalah tersebut pihaknya sudah meminta pertanggungjawaban kepada Kepala Dinas P dan K Bireuen Drs Nasrul Yuliansyah,M.Pd, namun Nasrul meminta kasus tersebut ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum oleh pihak aparat kepolisian hingga tuntas.         Menjawab wartawan, terkait para peserta UN bodong yang diamankan, Kapolres menyebutkan yang sudah selesai diperiksa dan apabila tidak ada indikasi memberatkan semua mereka dilepaskan kecuali yang terindikasi memberatkan dan terjerat hukum itu tetap diamankan.         Kepala Dinas P dan K Bireuen Nasrul Yuliansyah M.Pd yang dikonfirmasi via telepon tidak bisa dihubungi sementara Kabid Dikmenjur selaku ketua Panitia, Teuku Syukri yang dikonfirmasi masih belum sembuh dari sakitnya sejak beberapa hari lalu dan saat ini masih di opname di rumah sakit dr Fauziah Bireuen.   Sementara sebelumnya kasat Intel Polres Bireuen Ridwan SE menyebutkan pihaknya menerima informasi dari masayarakat bahwa ada peserta ujian yang mencurigakan dan diduga bukan siswa Paket C sehingga mereka menelusuri kebenarannya ke lapangan.           Dari hasil penelusuran dan investigasi aparat kepolisian ke lokasi ujian di SMA  Negeri 2 Bireuen ternyata benar mayoritas peserta ujian Paket C mencurigakan dan setelah diperiksa ternyata indentitasnya tidak sesuai dengan kartu peserta ujian," ungkap kasat Intel Polres Bireuen Ridwan SE sekaligus mengamankan joki beserta lembaran soal UN Paket C diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. ( Hera)   Teks Foto : Prosesi penangkapan Joki oleh pihak Polres Bireuen di lokasi UN komplek SMA Negeri 2 Bireuen. ( SUHERMAN AMIN)