Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek Meminimalisir Bertambahnya Penderita Demam Berdarah

KABID P2P dan PL Suparman .SKM
      Trenggalek (Berita Lima) ,Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek dalam menangani penyebaran penyakit Demam Berdarah (DBD),dengan datangnya musim penghujan  “pancaroba” melalui leading sektor Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek menekan bertambahnya wabah penyakit yang disebarkan melalui nyamuk Aedes Aigepty ini kian meluas disejumlah daerah di Kabupaten Trnggalek,pada tahun ini penetapan status Kejadian Luar biasa (KLB),kejadian luar biasa dinyatakan setelah jatuh cukup banyak korban jiwa akibat wabah yang di sebarkan oleh nyamuk ini.
       Mengetahui hal tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek dengan sigap untuk mencegah penyebaran penyakit yang disebarkan melalui nyamuk Aedes Aigepty ini,Dinas Kesehatan Kab .Trenggalek langsung melakukan Pengasapan (Fogging) dikawasan –kawasan yang ditemukan sejumlah penderita DBD,selain itu juga petugas JUMANTIK juga melakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) disekitar lingkungan yang terkena wabah ini ,serta menyebarkanbubuk abate yang bertujuan mematikan jentik-jentik nyamuk.
       Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek melalui Kepala Bidang  P2P dan PL (Suparman SKM) mengatakan dengan diterjunkan petugas jumantik selain melakukan pemberantasan sarang nyamuk,serta menyebarkan bubuk abate juga memberikan penyuluhan  kepada Masyarakat kabupaten trenggalek untuk selalu menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing dan selalu menerapkan 3 M yaitu : 1. menguras wadah air seperti bak mandi,tempayan,ember dll, 2.menutup rapat semua wadah air agar nyamuk tidak dapat masuk dan bertelur 3. Mengubur atau memusnahkan semua barang bekas yang dapat menampung air hujan agar nyamuk tidak berkembang biak seperti ban bekas,kaleng-kaleng bekas dan sebagainya yang bisa menampung air agar tidak menjadi sarang dan tempat bertelur nyamuk aedes aigepty “Imbuh Suparman (Jar)