Kajati Riau Apresiasi Kejari Pangkalan Kerinci & Kejari Rengat

ATAS INOVASI MENINGKATKAN KINERJA DAN PELAYANAN MASYARAKAT
Pekanbaru (beritalima), Kepegawaian adalah sebuah pekerjaan yang mengatur tentang fungsi dan kedudukan seorang pegawai pada sebuah Badan, Organisasi atau Instansi. Kepegawaian sangat berkaitan dengan Sumber Daya Manusia karena kesalahan dalam pengelolaan pegawai pada sebuah instasi akan mengakibatkan inefisiensi tenaga kerja. Inefisiensi berarti mengeluarkan banyak biaya dan mendapatkan sumber daya yang sedikit, dimana pengelolaan kepegawaian yang baik dapat meningkatkan kinerja pegawai karena akan membangkitkan motivasi kerja.

Kepegawaian tentunya harus didukung dengan administrasi kepegawaian yang baik dengan diawali pengarsipan data-data kepegawaian yang terinventarisir secara rapi dan lengkap, didalam perkembangannya banyak permasalahan yang dihadapi dalam pengarsipan data-data kepegawaian yang bersifat konvensional atau data berbasis kertas (manual).

Permasalahan-permasalahan tersebut banyak dilihat terutama pada tahapan penyimpanan data, pencarian kembali dan penyajian informasi data. Penyimpanan data secara fisik memiliki kerawanan dalam segi keamanan dan keutuhan dokumen. Disamping itu, permasalahan lainnya adalah kesulitan untuk mencari kembali data pegawai yang dibutuhkan terutama dalam pencarian riwayat data pegawai yang telah banyak memiliki masa kerja. Selain itu dibutuhkan juga sumber daya manusia yang bertugas untuk melakukan pengelolaan pengarsipan data-data pegawai tersebut.

Untuk mengatasi kesulitan tersebut, Kejaksaan Pangkalan Kerinci telah mencoba untuk memberikan inovasi dan solusi langkah-langkah kongkrit dalam penyelesaian sebagai perubahan dalam tugas Kaur Kepegawaian dengan cara dilakukan inventarisir ulang secara lengkap terhadap seluruh arsip data-data pegawai, selanjutnya guna meningkatkan akurasi data pegawai kemudian dilakukan entry dan scanning terhadap seluruh arsip data-data pegawai kedalam Sistem Elektronik yang termuat dalam suatu Aplikasi (Sistem Informasi Secara Elektronik), dengan tujuan arsip data-data pegawai menjadi lengkap, rapi dan tidak terdapat resiko kehilangan, disamping itu dalam melakukan pencarian arsip data-data pegawai  tersebut dapat ditemukan dengan mudah dan dalam waktu yang singkat.

Bahwa selanjutnya, aplikasi tersebut bisa mencakup papan control serta system peringatan (reminder)  bagi para pegawai Kejaksaan Negeri Pangkalan Kerinci yang akan/sudah waktunya untuk naik pangkat maupun naik gaji berkala yang akan muncul secara otomatis tiga bulan sebelum waktu usulan kenaikan pangkat maupun kenaikan gaji berkala tersebut dikirimkan ke Kejaksaan Tinggi, sehingga diharapkan aplikasi tersebut dapat mempermudah bidang kepegawaian untuk membantu para pegawai Kejaksaan Negeri Pangkalan Kerinci dalam pengusulan kenaikan pangkat maupun kenaikan gaji berkala dikarenakan para pegawai yang bersangkutan tidak lagi harus meminta/mengingatkan bidang kepegawaian untuk membuat usulan,  dengan demikian akan terjaminnya hak-hak para pegawai Kejaksaan Negeri Pangkalan Kerinci terkait dengan jenjang karirnya.

Ruang lingkup proyek perubahan ini yakni membuat aplikasi (Sistem Informasi secara elektronik) yang berfungsi sebagai inventarisasi seluruh arsip data-data pegawai disertai system peringatan (reminder)  bagi para pegawai yang akan/sudah waktunya untuk naik pangkat maupun naik gaji berkala yang akan muncul secara otomatis  pada Urusan Kepegawaian  Kejaksaan Negeri Pangkalan Kerinci.

Proyek perubahan ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah yang dijadikan area perubahan, Project leader dalam melakukan proyek perubahan ini bertujuan untuk membantu tugas Kepala Urusan Kepegawaian yang belum terisi serta mengoptimalkan pengelolaan arsip data-data kepegawaian pada Kejaksaan Negeri Pangkalan Kerinci dengan menggunakan sebuah Aplikasi Sistem Informasi secara elektronik.

Output kunci dalam proyek perubahan ini adalah, membuat aplikasi (Sistem Informasi secara elektronik) yang berfungsi sebagai inventarisasi seluruh arsip data-data pegawai Kejaksaan Negeri Pangkalan Kerinci disertai system peringatan (reminder)  bagi para pegawai yang akan/sudah waktunya untuk naik pangkat maupun naik gaji berkala yang akan muncul secara otomatis pada Komputer Urusan Kepegawaian  Kejaksaan Negeri Pangkalan Kerinci.

Pada hari yang sama, Kejaksaan Negeri Rengat juga memaparkan aplikasinya untuk meningkatkan pelayanan informasi publik telah menciptakan aplikasi untuk memberikan kemudahan- kemudahan bagi pimpinan untuk memantau perkembangan perkara dari Surat Pemberitahuan dimulainya Penyidikan (SPDP) sampai eksekusi. Aplikasi tersebut juga memudahkan masyarakat dalam memantau perkembangan perkara.sehingga dengan adanya aplikasi tersebut diharapakan Penyelesaian Penanganan perkara yang lebih cepat, efektif, efisien dan terkendali secara profesional dan proporsional,Pedoman tuntutan pidana sebagai optimalisasi pemenuhan rasa keadilan, Meminimalisir bolak balik perkara serta tunggakan SPDP dan P21.

Dalam hal pelayanan perkara tilang (pelanggaran lalu lintas), Kejari Rengat juga telah membuat terobosan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui aplikasi komputer an tehnologi dimana Teknis kerja aplikasi tersebut adalah, Operator melakukan input data yang diterima dari Kepolisian kemudian dimasukkan dalam format Excel,Operator memasukkan data Denda dan ongkos Perkara, Bila sampai batas waktu Pelanggar tidak datang sidang atau tidak mengambil tilang, maka Petugas Tilang dapat mengirimkan SMS sesuai dengan No.Hp yang dicatat oleh Petugas Kepolisian pada blanko tilang. Bahwa dari data tersebut, dapat diketahui berapa jumlah perkara, denda dan ongkos Perkara

Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Setia Untung Arimuladi, SH, M.Hum dalam sambutannya, mengapresiasi kedua kejari tersebut sebagai langkah kreatif guna memajukan organisasi dan meningkatkan kepercayan publik kepada Kejaksaan dan berharap akan segera diikuti oleh Kejaksaan Negeri yang lain.

Kajati Riau juga menyampaikan, diera era global dan keterbukaan ini Kejaksaan khususnya jajaran Kejaksaan Tinggi Riau harus mampu menguasai dan menerapkan tehnologi untuk mendukung kinerjanya karena tehnologi ini Memudahkan akses masyarakat atas kebutuhan informasi yang berkaitan dengan kinerja dan tugas pokok Kejaksaan, Keterbukaan Informasi terkait dengan Penanganan Perkara di Bidang Tindak Pidana Umum dan Pidana Khusus, Pelayanan Hukum pada Datun, Sebagai upaya transparansi dan akuntabilitas kinerja kejaksaan. (MR)