Lomba Tan Pangantanan Sebagai Wujud Pelestarian Budaya

Dinas pendidikan Kabupaten Sumenep menggelar lomba Tan Pangantanan tingkat Sekolah Dasar  sekaligus peresmian Gedung Pusat Pengembangan Gugus, Sanggar Kesenian dan Sekretariat Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Desa Pandian Kecamatan Kota Sumenep, pada, Rabu (15/ 04 ) di Halaman Pusat Pengembangan Gugus Kabupaten Sumenep.


Bupati Sumenep DR. KH. A. Busyro Karim, MSi. Saat membuka lomba Tan pangantanan serta meresmikan Gedung Pusat Pengembangan Gugus menyampaikan, agar ke depan para guru diharapkan lebih kreatif, disamping dapat meningkatkan skill juga harus kreatif dalam mengasah kemampuan siswanya.
"Dengan terus mengenalkan kesenian dan budaya Sumenep yang bagus agar terus dipertahankan. Dan jika ada hal baru yang bagus juga bisa diterima dan dijadikan modifikasi, sehingga ada pergumulan antara budaya yang lama dan yang baru untuk terus dikembangkan", jelas Bupati Busyro Karim.
Bupati berharap agar Dengan adanya Gedung Pusat Pengembangan Gugus, Sanggar Kesenian dan Sekretariat Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Desa Pandian Kecamatan Kota Sumenep, diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM), khususnya para guru dan siswa di Kabupaten Sumenep.
Pihaknya juga mengharapkan agar tahun - tahun mendatang, kreatifitas siswa bisa di eksplor lagi agar sentuhan - budaya dari Kabupaten Sumenep dapat dikembangkan menjadi  seni yang lebih baik lagi. "Termasuk Lomba Tan pangantanan ini dapat ini dipertahankan sebagai potensi Budaya yang ada di Sumenep", pintanya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Achmad Shadik M.Si menjelaskan, dengan adanya gedung dan fasilitas yang baru untuk pengembangan gugus, diharapkan mendapat dukungan dan motivasi dari semua pihak, sehingga pengembangan diri bagi siswa dapat berjalan dengan terarah dan menjadi program yang baik, berguna bagi siswa dan selanjutnya.
"Sebab, pelaksanaan pendidikan perlu penanganan serius dan menjadi tanggung jawab kita dalam menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, positif serta selaras dengan situasi sekolah yang bersangkutan," tambahnya.
Sedangkan pembangunan fasilitas tersebut, untuk terwujudnya gugus yang dapat menjadi wadah kegiatan guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep, serta peningkatan bidang akademik dan non akademik, serta upaya kesehatan sekolah dengan bekerjsama dengan berbagai instansi terkait lainnya. Seperti Kemenag Sumenep, Dinas Kesehatan Sumenep, Bagian Kesmas, serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep. 
Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan bagi pemenang lomba O2SN ( Olimpiade Olahraga Siswa Nasional ) tingkat Kabupaten yang diselnggarakan sebelumnya dalam rangka menyambut Hari Anak Nasioanal tahun 2015.
                                                                                                                        ( An/ nn)