Menelisik Bisnis Batu Mulia Staf Kecamatan cipta pengkristal Kapur Batuan.

Beritalima.com metro Lampung. Sungguh suatu dampak yang sangat menggembirakan, berkembangnya bisnis batu mulia yang akhir akhir ini menjadi trending topik dibeberapa media cetak maupun elektronik, merangsang masyarakat untuk menciptakam produck produck yang berhubungan dengan bisnis batu mulia.Mulai dari pembuatan senter,mini mikropkop mini kamera mikroskop dan formula formula yang berhubungan dengan batu mulia.
Adalah Dicky Kusuma Wardana(29) yang akrab dipanggil Dicky oleh masyarakat yang tinggal seputaran rumah bapak berputra satu ini. Berdomisili di Jl Patimura Banjarsari 29 Metro Utara Metro Lampung ini, ayah dari Nevel Nestro Wardana (4) yang bekerja sebagai staf Kecamatan Raman Utara Lampung Timur,yang selama ini melakukan kerjaan sambilan sebagai penggosok batu untuk nenambah penghasilannya sebagai pegawai negeri golongan 2D yang pas pasan,mencoba untuk membuat suatu formula natural yang berfungsi sebagai pengkrisral dan mengkilatkan batuan yang mengandung Calcium maupun logam. Berbekal pengalaman dalam " bermain batu" dan konsultasi dengan beberapa dosen dari Unila Lampung, Dicky yang memiliki account Face Book Nevstar Gemstons ini,menciptakan formula natural dari Virgin Cocounut Oil.
" Didalam VCO mengandung PH alami yang mampu memecah calcium dan kandungan organik didalam VCO juga mampu menggabungkan logam yang terkandung dalam batuan sehingga dapat mempercepat pengkristalan",Terang Dicky yg sering di panggil Bung Nestar di komunitas Facebooker ini.

Saat ditanya teknis pembuatannya,Bung Nestart hanya tersenyu.
"Rahasia dong mas...",jawabnya dengan canda.

Tapi awak media beritalima.com pun akhirnya diajak disuatu ruangan yang tidak boleh diambil gambarnya karena ada peralatan peralatan produck yang hampir menyerupai Destilator(penyuling) dan alat saringan yang sangat sederhana. Terkesan jauh dari hal hal yang bersifat kimiawi.
Satu lagi anak bangsa yang berhasil membuat inovasi kreatif untuk komunitas Gemstons Loverz indonesia tanpa beresiko merusak koleksia batu mulia yang berharga jutaan rupian.

"Batu alami harus dirawat secara alami",Kilah Dicky menutup wawancara.
Sukses BUNG NESTAR...(Str 1)