Peserta UN SMK Buya Mangole Selatan di Haruskan Bawah Ayam dan Minyak Kelapa

‎Sula,beritalima.com - Ujian Nasional (UN) yang sudah usai meninggalkan banyak problema hampir di seluruh daerah.

SMK Desa Buya Kecamatan Mangole Selatan Kabupaten Kepulaun Sula yang ‎baru melaksanakan ujian nasional diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap peserta siswa kelas III yang ikut UN.

 Kepala Sekola SMK Buya "Ramadan Gorangtalo,S.Pd, Meminta wali murid persiswa SMK,Uang Ujian Nasional yang di patok persiswa Rp.350.000 (tiga ratus lima  puluh ribu rupiah dilua Ijah), satu ekor ayam kampung, kayu bakar satu ikat, buah kelapa tua 2 (dua) buah dan minyak kelapa satu botol. Jumlah siswa SMK buya yg ikut Ujian Nasional keseluruhan 31 siswa,di tahun 2015. 

Menurut orang tua wali murid mereka merasa kesal dengan permintaan kepala sekolah SMK Buya. Para orang tua wali murid merasa kaget dengan permintaan kepala sekolah,karna jumlah siswa yg ikut Ujian Nasional 31 orang.

Menurut kepala sekolah SMK Buya Ramadan Gorang Talo.S.Pd bahwa permintaan tersebut, Untuk kepentingan pengawas Ujin Nasional di SMK Buya.Kecamatan Mangole Selatan. Yang terdiri dari  Tim pengawas Ujian Nasional dari dinas pendidikan kabupaten Kepulaun Sula,untuk SMK Buya. HASIM HAMUNDU yang sebelumnya menduduki jabatan KEPALA UPTD DOFA.‎(dino)