POSINDO Langsa Salurkan Dana PSKS Untuk 8.016 KK

Langsa-Aceh,11/4/2015 Kantor Pos Indonesia Cabang Langsa serahkan bantuan ke masyarakat Langsa  yang memegang kartu PSKS 2015 dengan per kepala keluarga (KK) mendapat Rp. 600.000,- per tiga bulannya, pembagian ini sudah berlangsung sejak pagi Sabtu (11/4).


Kepala Cabang Pos Indonesia (Posindo) Persero yakni Asep Saefudin Zuhri yang sempat di konfirmasi beritalima.com menyebutkan bahwa semua penerima dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) adalah para pemegang kartu PSKS , Kartu PSKS ini bukan di buat dan di data serta di cetak oleh kantor Pos tetapi data penerima PSKS di peroleh dari pihak terkait Kementerian Sosial dan data Badan Pusat Statistik (BPS)setempat, ujar Asep


" Posindo Cabang Langsa Selain meyerahkan 8.016  PSKS Kota Langsa kami di kantor pos ini juga menyalurkan PSKS Birem Bayeun sebanyak 766 KK yang berasal dari desa Alur Buluh, Alur Canang, Kampung Lalalng dan Desa Bukit Tiga kecamatan Birem Bayeun", sebut Asep.


Data Penerima PSKS Kota Langsa sebagai berikut ini: Adapun masyarakat miskin yang menerima dana PSKS tersebut di lima kecamatan Kota Langsa, yakni
Kecamatan Langsa Kota sebanyak 1.402, Kecamatan Langsa ‎Baro sebanyak 1.873, Kecamatan Langsa Barat sebanyak 1.891, Kecamatan Langsa Lama sebanyak 1.653, Kecamatan Langsa Timur sebanyak 1.197 orang, total keseluruhan 8.016 ditambah beberapa desa di wilayah Aceh Timur yang dibayarkan di Kantor Pos Langsa, Desa Birem Bayeun, Buket Tiga, Gampong Lalang, Alur Canang, Alur Bulu sekitar ‎766 orang.


Asep juga menyebutkan bahwa, bantuan PSKS yang diberikan dari Kementerian Sosial ini sejumlah Rp600 ribu untuk tiga bulan yakni Januari-Februari-Maret yang per bulannya Rp200 ribu, "Jadi, dalam kesempatan ini Kantor Pos Indonesia diberikan kepercayaan oleh pemerintah hanya menyalurkan dana tersebut, tanpa ada potongan sedikit pun. Jika ada petugas yang memotong bantuan tersebut silahkan laporkan kepada kami, agar kami tindak tegas," tandasnya.


Kemudian, bagi masyarakat yang berhalangan datang untuk mengambil dana PSKS ini, bisa diambil kapan saja, besok atau minggu depan selama masyarakat memegang kartu PSKS bisa mengambil uang tersebut. "Jika ada petugas melakukan pemotongan laporkan segera, akan ditindak tegas," tandasnya seraya menambahkan bantuan dapat diambil di kantor pos atau lokasi yang ditunjuk sesuai dengan jadwal yang telah ditetapokan.


Kemudian, lanjut Asep, memohon kepada masyarakat yang mengambil dana PSKS agar dapat mengantri sesuai jadwal gampong yang telah ditetapkan. Namun begitu, kita tetap mendahulukan bagi ibu-ibu yang sedang menyusui, Lansia dan sakit tanpa menunggu antrian.


Asep menjelaskan, syarat penerimaan bantuan PSKS dari pemerintah pusat masyarakat yang memilik kartu PSKS, dimana nama yang tercantum sebagai penerima baik itu, istri, anak dan suami.


"Tahap ini dilakukan oleh Dinas Sosial bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) yang mendata siapa yang berhak menerima. Sementara, pihak Kantor Pos Indonesia hanya bertugas membayarkan sesuai pemegang kartu PSKS," pungkasnya seraya menjelaskan, jika kartu hilang, selama data itu tercantum dalam daftar dan dikuatkan dengan laporan TSKS bisa dibayarkan.
(Kabiro BeritaLima.com- Eddy Khalil)