SMKN 1 Bireuen Butuh Sarana Praktik

Bireuen,Beritalima   Kepala SMKN 1 Bireuen,Ir Sulaiman mengharapkan agar Pemerintaqh membantu fasilitas praktik karena mereka sangat membutuhkan sarana dan fasilitas praktik dan sarana pendidikan masih jadi kendala dalam pengembangan ketrampilan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bireuen.   Menurut Sulaiman kepada beritalima Kamis (16/4) hingga saat ini, sejumlah fasiltas mesin penunjang praktik siswa  yang tersedia  selama ini merupakan batuan tahun 1986 dan sudah tergolong kadarluasa dan butuh peremajaan secara menyeluruh.         "Kalaupun punya fasilitas untuk praktik, tetapi kadang sudah diniali kuno dan tidak layak pakai, bila dibandingkan dengan sejumlah sekolah kejuraan di Provinsi lain", kata Kepal SMKN 1 Bireuen, Ir Sulaiman Ismail .   Kondisi  tersebut, menurut Sulaiman sangat merugikan siswa SMK, sebab mereka tidak memperoleh pendidikan keterampilan yang optimal saat lulus sesuai dengan  tuntutan dunia kerja.   " Bila dilirik di sejumlah SMK luar Aceh, fasiltas pendukung praktek siswanya  itu sudah canggih dan standar kebutuhan industri dan dunia usaha. Sementara di SMK1 Bireuen masih sangat kekurangan dan butuh penambahan mesin penunjang yang sesuai dengan tuntutan jaman", katanya.   Bila tanpa adanya fasilitas dan sarana pendidikan yang memadai, bukan SDM profesional yang bisa diwujudkan  sebagai siswa siap pakai, tetapi justru pengangguran terdidik yang muncul kedepan.   Dari   lima jurusan dengan sebelas program studi mulai Teknik Mesin (TPM, TPL), Teknik Otomotif (TKR), Teknik Elektronika (TAV,TKJ), Teknik Bangunan(TKK, TKB, TGB, TSP), Teknik Elektro (TITL,TPT) banyak yang perlu dilakukan peremajaan.   Dari jumlah itu, hanya beberapa fasiltas  peunjang parktik yang dinilai masih layak digunakan, sementara beberapa fasiltas mesin penunjang lainnya sudah banyak yang rusak dan tidak layak pakai. Apalagi tahun ini direncanakan kembali dilakukan penambahn jurusan Teknik Motor.     Belakangan animo calon siswa untuk menempuh pendidikan di SMKN 1 Bireuen dari tahun ke tahun terus meningkat dratis, baik dari Pidie Jaya, Lhokseumawe, Takengon dan Benar Meriah, sebagian Aceh Timur dan Aceh Utara termasuk Bireuen.   Meski terdapat kekurangan untuk penunjang praktik siswa, pihak sekolah SMKN 1 Bireuen terus melakukan serta menjajaki kerjasama dengan berbagai pihak, terutama pengiraman siswa ke sejumlah perusahan industri nasional dan pabrik baik di Lhokseumawe, Aceh Timur, Banda Aceh dan di Medan.   "Disamping itu, kita juga terus mengembangkan siswa berprestasi dan melakukan sejumlah penelitian dengan sekolah-sekolah unggul di Bandung, Yogyakarta serta di Medan Sumatera Utara", terang Sulaiman. ( Hera )    Teks Foto : Kepala SMK N 1 Bireuen meunjukkan fasilitas praktik di sekolah yang dipimpinnyqa.( Suherman Amin)