Terminal Petikemas Surabaya Operasikan KA Logistik

Surabaya (BeritaLima.Com) - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan telah meresmikan pengoperasian Kereta Api (KA) barang atau logistik di Terminal Petikemas Surabaya (TPS) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (9/4/2015). KA logistik ini merupakan yang pertama di Indonesia.
"Kereta masuk pelabuhan ini penting. Kenapa penting, agar pengguna jasa punya pilihan atau alternatif selain angkutan  yang sudah ada," kata Jonan.
Dia yakin dengan adanya layanan logistik melalui KA ini akan membuat persaingan sehat dengan moda transpotasi logiostik lainnya, yakni truk dan kapal.
"Dengan banyak pilihan, persaingan akan semakin kompetitif, dan pada akhirnya pelayanan yang ada akan menurunkan biaya logistik," tandasnya.
Humas PT TPS, M Soleh menjelaskan, jalur rel di Pelabuhan Tanjung Perak sebenarnya pernah ada pada tahun 1992 hingga 2004. Akan tetapi, lanjutnya, penggunaannya saat itu kurang maksimal, kemudian mati dan relnya sudah tertimbun tanah serta bangunan liar.
Dengan adanya layanan kereta ini, menurut Soleh,  akan mampu menekan masa tunggu (dweling time) peti kemas di pelabuhan setidaknya dua hari, sehingga dwelling time hanya kisaran 5 hari.

"Untuk tahap awal ini setiap hari akan ada dua rangkaian kereta yang melayani pengangkutan peti kemas. Satu rangkaian bisa terdiri dari 30 gerbong," jelasnya.
Disebutkan, satu rangkaian itu terdiri dari 20 gerbong muatan peti kemas berpendingin akan dimuat di TPS menuju Stasiun Kalimas Surabaya, dan 10 gerbong lainnya akan dimuat di Stasiun Kalimas menuju Stasiun Lagoa Jakarta. (Gan)