Upaya Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai, 517 Babinsa Se-Aceh Akan Ikuti Diklat

Bireuen,Beritalima     Kerjasama Kementerian Pertanian dengan TNI Angkatan Darat dalam upaya peningkatan produksi pangan telah berjalan sejak tahun 2014 lalu.       Salah satu andil TNI AD adalah pengawalan dan pendampingan di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten pada distribusi pupuk, benih dan perbaikan jaringan irigasi dan pengawasan pasca panen dan distribusi produksi.       Hal ini hanya semata-mata untuk mewujudkan ketahanan pangan terutama padi sawah agar swasembada padi, jagung dan kedelai yang berkelanjutan dapat tercapai.      Demikian paparan Letkol Syafii, mewakili Asisten Teritorial Kasdam Iskandar Muda pada rapat persiapan di Kantor Dinas Pertanian Aceh.       Letkol Syafii mengatakan, pada 2015 ini untuk Aceh telah dialokasikan dana dari APBN-P Kementerian Pertanian untuk mengawal dan mendampingi  Upaya Khusus Program Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai dan termasuk Diklat bagi Babinsa yang perlu dilatih.      Menurutnya sebanyak 517 Babinsa yang akan dilatih berasal dari Babibsa Kabupaten Pidie, Aceh Besar, Bireuen, Aceh Utara Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Abdya dan Aceh Selatan .       Pelaksanaan Diklat akan berlangsung selama 7 hari di beberapa Kabupaten/ sementara untuk pelaksanaan perdana direncanakan Minggu ke 3 April di Saree. " Target pelatihan 517 Babinsa se-Aceh harus tuntas awal Mei 2015 ," Ungkap Letkol Syafii, mewakili Asisten Teritorial Kasdam Iskandar Muda pada rapat persiapan di Kantor Dinas Pertanian Aceh. ( Hera ) Teks Foto : Letkol Syafii, mewakili Asisten Teritorial Kasdam Iskandar Muda memberikan penjelasan terkait Diklat 517 Babinsa Se-Aceh. ( Suherman Amin)