Warga Muncar Tolak Rencana Penambangan Pasir Laut

Banyuwangi.beritalima.com – Aksi penolakan tambang pasir laut di wilayah pantai Muncar terus dilakukan oleh masyarakat Bumi Blambangan. Kali ini aksi penolakan itu datang dari masyarakat yang tergabung dalam komunitas Satu Hati kecamatan setempat. Karena menurut komunitas tersebut jika penambangan pasir laut terus dilakukan akan berdampak pada kerusakan ekosistem laut yang akan mengancam berbagai jenis usaha masyarakat di wilayah sekitar (16/4).

Seperti yang dikatakan koordinator aksi Umar Hasan Zein, sesaat setelah melakukan orator kepada wartawan. Pihaknya meminta kepada Bupati Banyuwangi agar tidak mengeluarkan rekomendasi penambangan pasir laut yang rencananya untuk reklamasi di teluk Benoa – Bali. "Gubernur Jawa Timur secara tegas tidak akan mengeluarkan izin terkait penambangan pasir laut. Makanya Bupati harus menolak juga," tegasnya.

Umar menambahkan masyarakat setempat dari tahun 2009 hingga 2012 sudah dilanda paceklik yang mengakibatkan hancurnya perekonomian, terutama bagi masyarakat nelayan. Baru saja ikan mulai hadir, jusru pasir laut akan ditambang. "Akal mana yang akan mengesahkan hal itu," keluhnya.

Masa yang berorasi juga membawa poster – poster yang bertuliskan "Stopp !! jangan Rusak lingkungan kami" dan masih banyak tulisan poster lain yang berisi kecaman kepada pihak yang berencana akan menambang pasir laut di wilayah Muncar. "Yang jelas masyarakat menolak," tegas Umar.

Aksi ini diwarnai ribuan tanda tangan masyarakat yang menolak rencana penambangan pasir laut di atas kain sepanjang 50 meter. Dan lagi – lagi para pendemo gagal bertemu dengan bupati. Warga akan mengancam melakukan demo besar – besaran jika Bupati Banyuwangi mengeluarkan rekomendasi penambangan pasir laut di wilayah Muncar. (Yud)